HUKUM & KRIMINAL

Polisi Kembali Amankan Oknum ASN dan Honorer Pengguna Narkotika di Kutai Kartanegara

Kasatresnarkoba Polres Kukar MP Rachmawan saat Melakukan Rilis Pers di Mapolres Kukar. (Foto: Elmo/Kate.id)

KUTAI KARTANEGARA, Kate.id – Polres Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) kembali memgungkap oknum penyalahgunaan narkotika di wilayah Pemerintah Kabupaten (Pemkab).

Oknum tersebut terdiri dari dua orang yang merupakan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan seorang Honorer di salah satu OPD Pemkab Kukar, yakni AS (37) dan HI (44). Yang telah diamankan tim opsnal Satresnarkoba Polres Kukar dengan barang bukti berupa tiga poket sabu-sabu dengan berat 1,3 gram pada Rabu (13/7/2022) kemarin.

“Pada saat itu kami mendapat informasi bahwa di simpang Unikarta di Jalan Alimudin bahwa ada orang yg membawa sabu-sabu. Kami tangkap di simpangan itu dan didapati mereka berboncengan dan membawa sabu-sabu setelah dari Samarinda,” papar Kasatresnarkoba Polres Kukar AKP MP Rachmawan saat rilis pers di Mapolres Kukar, Jumat (15/7/2022).

Dijelaskan, salah seorang tersangka AS mengaku telah mengonsumsi barang haram tersebut selama tujuh tahun. Dalihnya karena keluhan sakit kepala akibat tumor yang dimilikinya di otak. Dengan narkotika, rasa sakit di kepala AS mereda.

“Tumor cuma pengakuan dia aja,” imbuhnya.

Adapun pada penangkapan yang terpisah, Satresnarkoba Polres Kukar berhasil mengamankan seorang honorer di Pemkab Kukar berinisial AT (29) yang terciduk membawa dua poket sabu seberat 0.75 gram.

“Ketiga tersangka dari dua penangkapan ini kami jerat dengan Pasal 114 ayat 1 junto Pasal 112 ayat 1 Undang-undang No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman paling singkat 6 tahun penjara,” tutupnya.

Terhitung hingga 15 Juli 2022, Polres Kukar telah mengungkap dua ASN dan tiga honorer pengguna narkotika di wilayah Pemkab Kukar.

Secara terpisah, menanggapi hal tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar Sunggono memastikan Pemerintah Daerah tidak menoleransi dan memberi ampun tindakan mereka.

“Tidak ada toleransi dan ampunan bagi mereka yang terlibat narkoba,” ujar Sunggono.

Seperti yang ditegaskan Bupati Kukar Edi Damansyah, berkaitan dengan kasus narkoba tidak ada toleransi atau selebihnya. Sunggono sebut Pemkab Kukar menyerahkan semuanya ke jalur hukum untuk tindakan tegas.

Untuk status kepegawaian sendiri, Sunggono pastikan mereka diberhentikan secara tidak hormat. Berkaitan dengan tindakan selanjutnya agar tidak terulang, Pemkab Kukar akan koordinasi bersama pihak Polres.

“Nanti kami lihat, kita menyesuaikan dengan teman-teman kepolisian,” tutup Sunggono. (lmo)

Editor: Lukman Maulana

Comments

POPULER

To Top