METROPOLIS

SMAN 1 Tenggarong Terima 306 Murid pada PPDB 2022

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Tenggarong Asran. (Foto: Elmo/Kate.id)

KUTAI KARTANEGARA, Kate.id – Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online SMA/SMK tahun ajaran 2022-2023 resmi dibuka serentak di Provinsi Kaltim sejak 20 Juni 2022 kemarin untuk gelombang pertama.

Begitu pula di SMA Negeri 1 (Smansa) Tenggarong. Salah satu sekolah tertua di Kutai Kartanegara (Kukar) yang terletak di Jalan Mulawarman, Kelurahan Sukarame tersebut sudah siap menerima sebanyak 306 murid pada PPDB Tahun 2022 ini.

Kepala Sekolah (Kepsek) Smansa Tenggarong Asran pada Selasa (28/6/2022) menjelaskan, PPDB tahun ini memiliki sedikit perbedaan yang tidak signifikan dalam hal petunjuk teknis (juknis).

“Salah satu perubahannya adalah, apabila tahun lalu pendaftaran bidang prestasi hanya bagi akademik Agama Islam seperti hafiz Al-Qur’an. Tahun ini tidak hanya di bidang Agama Islam saja, tetapi agama lain bisa,” terang Asran.

Dijelaskan, gelombang pertama PPDB berlangsung pada 20-22 Juni. Fokus pada pendaftaran jalur prestasi, afirmasi, perpindahan orang tua dan anak kandung guru bersama zona RT prioritas.

Dilanjutkan dengan gelombang kedua pada tanggal 27 -30 Juni yang berfokus jalur reguler dan zonasi.

“Alhamdulillah di SMAN 1 Tenggarong ini semuanya ter-cover,” ungkapnya.

Pendaftaran ini juga dibagi dengan SMA Negeri 2 Tenggarong. Seperti Kelurahan Melayu dan Loa Ipuh, akan ditentukan dengan RT terdekat lokasi SMA.

Sedangkan Kelurahan Panji, Maluhu, Sukarame, Baru, Mangkurawang, Loa Tebu, Loa Pari, beserta Desa Loa Ulung dan Rapak Lambur akan diprioritaskan ke Smansa Tenggarong.

“Kenapa saya masukkan semua? Karena kami khawatir masyarakat bingung harus mau mendaftar kemana. Jadi harus kami masukkan ke zona kita,” ujar Asran.

Diketahui, PPDB 2022 ini dilaksanakan sepenuhnya melalui aplikasi. Persyaratan sendiri telah disesuaikan juknis yang ditetapkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim. Yakni dilampirkannya kartu keluarga dan nilai rata-rata rapor.

Dengan kuota penerimaan yang sama seperti tahun kemarin, Smansa Tenggarong menyediakan sembilan kelas yang berisi 34 murid. Sehingga keseluruhan murid yang diterima tahun ini sebanyak 306 murid.

“Kami menjaga kemungkinan ada kelas 10 yang tidak naik kelas, kita kan sudah ada pembatasan itu. Jadi tidak boleh melebihi 36,” jelasnya.

Asran juga menyebut sejauh ini tidak banyak kendala. Hanya kendala minor seperti kesalahan server akibat banyaknya murid yang mendaftar yang kini telah stabil.

Tak lupa, dia mengimbau para murid dan orang tua mengikuti ketentuan yang ditetapkan dalam prosesi pendaftaran.

“Harapan saya juga bagi siswa yang belum diterima bisa terus semangat dan tidak putus asa. Sehingga bisa mendaftar di swasta, hingga bisa menghidupkan swasta dan saling membantu,” tutup Asran. (lmo)

Editor: Lukman Maulana

Comments

POPULER

To Top