RAGAM

BKSDA Kaltim Lepas Liarkan Elang Laut Dada Putih di Pulau Semama

BKSDA Kaltim Lepas Liarkan Elang Laut Dada Putih di Pulau Semama
Elang laut dada putih yang dilepasliarkan BKSDA Kaltim. (Foto: BKSDA Kaltim)

SAMARINDA, Kate.id – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim bersama Conservation Action Network (CAN) melaksanakan pelepasliaran seekor elang laut dada putih (Haliaeetus leucogaster) di Suaka Margasatwa (SM) Pulau Semama.

Setelah melalui proses pemeriksaan kesehatan oleh dokter hewan dan observasi perilaku selama sekira enam bulan, Elang laut dada putih yang diberi nama ‘Juve’ berasal dari penyerahan masyarakat di Kecamatan Teluk Bayur, Berau itu dinyatakan ‘lulus’ untuk dilepasliarkan.

Kepala BKSDA Kaltim Ivan Yusfi Noor menjelaskan SM Pulau Semama merupakan salah satu kawasan konservasi yg dikelola oleh Seksi Konservasi Wilayah I Berau, BKSDA Kaltim yang terletak di Berau.

“SM Pulau Semama sangat sesuai untuk lokasi pelepasliaran, selain berstatus kawasan konservasi, juga merupakan habitat dari burung Elang laut dada putih,” katanya.

Sebelum dilepasliarkan, elang laut dada putih ini telah ditempatkan dalam kandang habituasi di Pulau Semama sejak tanggal 11 Juni 2022. Dengan harapan, saat dilepasliarkan sudah dapat beradaptasi dengan lingkungan disekitarnya.

Elang laut dada putih adalah satwa yang dlindungi Undang-undang, terdapat dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor: P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 Tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang dilindungi. BKSDA Kaltim berharap tidak ada lagi masyarakat yg memelihara satwa dilindungi Undang-undang.

Sebagaimana diketahui, bahwa dalam ancaman pidana yg melanggar sesuai Undang-undang Nomor 5 tahun 1990 diancam pidana penjara 5 tahun dan denda Rp200 juta.

“Terima kasih kepada Conservation Action Network, yang telah membantu sejak proses rehabilitasi sampai proses pelepasliaran dilaksanakan. Semoga Elang ‘Juve’ dapat beradaptasi dan dapat berkembang biak di habitatnya,” harap Ivan. (lan)

Editor: Lukman Maulana

Comments

POPULER

To Top