HUKUM & KRIMINAL

Dua Gadis Belia di Samboja Jadi Korban Kekerasan Seksual

Dua Gadis Belia di Samboja Jadi Korban Kekerasan Seksual Pasutri
Ketua TRC PPA Kaltim Rina Zainun (tengah) Bersama Kuasa Hukum, Suryo Hilal (kiri) saat Melakukan Rilis pers kepada Awak Media. (Foto: Elmo/Kate.id)

KUTAI KARTANEGARA, Kate.id – Kasus kekerasan seksual di bawah umur kembali terjadi di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Kejadian tak menyenangkan ini dialami dua gadis belia di Kecamatan Samboja, Bunga (15) dan Mawar (16), bukan nama sebenarnya.

Kejadian ini menimpa Bunga dan Mawar pada Januari lalu. Dari pengakuan korban, oknum pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) berinisial S membujuk kedua gadis tersebut untuk bersetubuh dengan mereka.

Tak terima atas tindakan tersangka, orang tua korban melapor kepada Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) Kaltim.

“Jadi ibu korban meminta bantuan TRC PPA tadi malam untuk meminta secara resmi didampingi secara hukum. Dan kemarin saya sudah bertemu dengan korban. Alhamdulillah sudah mendengar keterangan berikut juga dari orang tua korban mengenai kronologi apa yang menimpa mereka,” ungkap Ketua TRC PPA Kaltim, Rina Zainun kepada awak media, Rabu (15/6/2022) sore tadi.

Dijelaskan Rina melalui pengakuan korban, kejadian ini terjadi malam dini hari, saat kedua korban disuruh ke kamar S. Dengan iming-iming uang sebesar Rp350 ribu setelah melakukan tindakan cabul ini, pelaku menyuruh kedua korban melakukan hubungan intim bersama-sama.

“Jadi pelaku memberi korban pil putih sebelum masuk ke dalam kamar. Dan pada saat itu langsung melakukan eksekusi,” jelasnya.

Sampai saat ini, psikis korban terganggu akibat tindakan bejat S. Rasa ketakutan masih menyelimuti mereka, terutama akibat tindak ancaman membawa ormas kepada keluarga korban untuk mencabut laporan. Andai kata korban mencabut laporan, pelaku akan memberikan uang sebesar apapun nominalnya.

“Tetapi keluarga korban saat ini masih syok karena anaknya telah diperlukan seperti itu. Jadi laporan tetap akan kami lanjutkan,” terang Rina.

Dia mengatakan kasus ini harus lebih diperhatikan serius oleh pihak terkait. Terutama sebagai kekerasan seksual terhadap anak bawah umur. TRC PPA Kaltim sampai saat ini terus berupaya melakukan pendampingan secara psikologis bagi korban.

Sementara itu Kuasa Hukum korban Suryo Hilal menjelaskan proses jalur hukum terkini adalah tersangka S, yang merupakan ketua salah satu ormas di Samboja ditahan di Polres Kukar. Dan telah mendapatkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP).

“Melihat situasi seperti ini adanya tindakan intimidasi pihak lain makanya keluarga korban perlu pengawalan yang lebih ekstra,” sambungnya.

Saat dikonfirmasi bagaimana proses hukum tersangka S saat ini, Kapolsek Samboja AKP Adyama Baruna Pratama memastikan tersangka sudah ditahan di Polres Kukar. Dalam waktu dekat ini kemungkinan akan dibawa ke persidangan.

“Sudah di jaksa lama. Mungkin mau persidangan sebentar lagi,” ungkapnya. (lmo)

Editor: Lukman Maulana

Comments

POPULER

To Top