RAGAM

SKK Migas Bantu Pemkab Kutai Kartanegara Selesaikan Pembangunan JPO

Sekda Kukar Sunggono saat Menerima Penyerahan Bantuan Secara Seremonial dari SKK Migas Wilayah Kalsul. (Foto: Elmo/Kate.id)

KUTAI KARTANEGARA, Kate.id – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Wilayah Kalimantan dan Sulawesi (Kalsul) kembali menyalurkan bantuan corporate social responsiblity (CSR) mereka kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar). Kali ini bantuan berupa satu unit mobil jenazah bagi RSUD Aji Batara Agung Dewa Sakti (Abadi) Samboja dan bantuan pembangunan Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) di kawasan CBD Tenggarong.

“Kami menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada SKK Migas Kalsul. Yang telah memberikan kontribusinya dalam beberapa kegiatan pembangunan khususnya bidang kesehatan dan infrastruktur jalanan,” papar Sunggono seusai menerima bantuan di Lobby Kantor Bupati, Selasa (12/5/2022) pagi.

Untuk bantuan JPO itu sendiri, dijelaskan Sunggono, adalah percepatan pembangunan. Di mana, dahulunya JPO yang menghubungkan CBD dan Taman Kota Raja tersebut hanya berbentuk konstruksi baja di bagian atas. Dengan bantuan SKK Migas dapat sentuhan akhir hingga dicor semen dan dipasang pagar.

“Mudah-mudahan nanti ada program lanjutannya. Karena ada rencana kami untuk membangun beberapa tenant UKM untuk 18 kecamatan,” ungkapnya.

Rencana yang disebutkan Sunggono itu nantinya akan dibangun di sekitar wilayah CBD. Saat ini sudah memasuki tahap rekonstruksi. Diharapkan dapat menjadi wilayah destinasi baru bagi masyarakat yang ingin bersantai di Kota Raja setiap akhir pekan.

“Mudah-mudahan ini bukan yang terakhir dan masih ada CSR yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu Kepala Perwakilan SKK Migas Kalsul Azhar Idris mengatakan, bantuan ini adalah program Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dalam pengembangan masyarakat dan program bantuan darurat. Dan salah satu bagian dari sekian banyak program yang telah dijalankan SKK Migas Wilayah Kalsul selama ini.

Untuk bantuan mobil jenazah bagi RSUD Abadi Samboja sendiri, Azhar mengaku pihaknya paham dibandingkan dengan kondisi dahulu yang lebih dibutuhkan. Sedangkan pihaknya baru menyerahkannya saat ini. Penundaan itu sendiri ada alasannya yakni proses pemesanan.

“Memang pada saat itu proses pemesanan, stok dan sebagainya proses pembuatan. Karena memang kami buat mobil jenazah ini sesuai dengan standar peraturan menteri kesehatan. Menyangkut dengan standardisasi mobil jenazah,” beber Azhari.

Tetapi Azhari tetap bersyukur karena bantuan telah diserahkan. Dia berharap kedepan SKK Migas Wilayah Kalsul dapat terus berkontribusi.

“Mudah-mudahan kita masih bisa terus berkontribusi dalam bentuk-bentuk yang lain di masa yang akan datang. Bersama-sama untuk membangun Kabupaten Kutai Kartanegara bersama dengan pemerintah daerah,” tandas Azhari. (lmo)

Editor: Lukman Maulana

Comments

POPULER

To Top