HUKUM & KRIMINAL

Gubernur Kaltim Ingatkan Pencegahan Korupsi dan Gratifikasi Jelang Idulfitri

Gubernur Kaltim Isran Noor.

SAMARINDA, Kate.id – Gubernur Kaltim Isran Noor mengingatkan semua pihak terkait pencegahan korupsi dan pengendalian gratifikasi menjelang Idulfitri 1443 Hijriah. Melalui Surat Edaran (SE) nomor 065/1660/Itprov/2022 Tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi terkait hari raya Idulfitri 1443 H, yang mengacu dari SE Pimpinan KPK-RI Nomor 09 Tahun 2022.

Terdapat sembilan poin yang disebutkan dalam edaran tersebut. Di antaranya agar jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim tidak melaksanakan peringatan hari raya Idulfitri dan hari besar lainnya secara berlebihan.

Termasuk dalam hal Tunjangan Hari Raya (THR), pegawai Pemprov Kaltim yang merupakan penyelenggara negara diingatkan tidak meminta, memberi, atau menerima gratifikasi baik secara individu maupun yang mengatasnamakan Institusi Negara kepada masyarakat, perusahaan atau bahkan penyelenggara lainnya

“Gratifikasi berupa bingkisan makanan atau minuman, dengan pertimbangan mudah rusak, disarankan segera menyerahkan ke panti asuhan, panti jompo atau yang membutuhkan. Selanjutnya, tetap melaporkan kepada Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) disertai penjelasan dan dokumentasi penyerahan. Nantinya, laporan itu akan disampaikan ke KPK,” sebut Gubernur yang tertulis dalam edaran tersebut.

Di akhir poin juga terus diharapkan, agar penyelenggara Negara dalam melaksanakan tugas atau kegiatan termasuk yang berkaitan dengan perayaan hari raya, agar menghindari perbuatan dan tindakan yang menyebabkan terjadinya tindak pidana korupsi. (lan)

Editor: Lukman Maulana

Comments

POPULER

To Top