METROPOLIS

Percepat Digitalisasi, Pemkab Kutai Kartanegara Sosialisasikan Tanda Tangan Elektronik

Sosialisasi TTE oleh Pemkab Kukar, Senin (11/4/2022) di Gedung Serbaguna Kompleks Kantor Bupati di Jalan Wolter Monginsidi 1, Tenggarong. (Diskominfo Kukar)

KUTAI KARTANEGARA, Kate.id – Penerapan tanda tangan elektronik (TTE) mulai disosialisasikan di Kutai Kartanegara (Kukar). Sosialisasi dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar, Senin (11/4/2022) di Gedung Serbaguna Kompleks Kantor Bupati di Jalan Wolter Monginsidi 1, Tenggarong.

Dalam sosialisasi ini, Seketaris Daerah (Sekda) Kukar Sunggono membacakan sambutan Bupati Kukar Edi Damansyah. Kata Bupati, penggunaan TTE merupakan salah satu upaya mempercepat transformasi digital di sektor administrasi pemerintahan dan layanan publik. Guna mendorong terwujudnya birokrasi yang bersih, efektif, dan efisien di lingkungan Pemkab Kukar.

“Dengan TTE, alur proses birokrasi pemerintahan khususnya dalam hal persuratan diharapkan dapat menjadi lebih mudah. Tidak boleh lagi ada alasan dokumen yang lambat ditandatangani karena pejabatnya sedang tidak ditempat. Kita sudah berada di era digital, maka pola kerja juga harus disesuaikan mengikuti kemajuan teknologi,” terang Sunggono.

Dia mengingatkan, dalam digitalisasi pemerintahan, dibutuhkan komitmen seluruh pimpinan perangkat daerah dan pejabat pemerintahan dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa. Dalam implementasi ini diperlukan komitmen pejabat yang berwenang menandatangani dokumen, untuk mampu menguasai sistem aplikasi yang digunakan dalam membubuhkan tanda tangan elektronik.

“Jangan sampai kewenangan untuk menandatangani dokumen diserahkan kepada orang lain atau kepada stafnya karena merasa gagap jika bersentuhan dengan teknologi digital. Apa lagi sampai memberikan akun dan password yang sifatnya rahasia, karena berpotensi menimbulkan penyalahgunaan wewenang,” sebut Sunggono.

Dijelaskan, berdasarkan UU nomor 11 tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebutkan bahwa TTE memiliki kekuatan hukum. Akibat hukum yang timbul pada penggunaan tanda tangan elektronik merupakan tanggung jawab pemilik tanda tangan.

Berdasarkan UU tersebut maka Bupati Kukar Edi Damansyah menginstruksikan penggunaan TTE pada seluruh layanan sampai tingkat desa. Karenanya perangkat daerah terkait dalam hal ini Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kukar diminta menyiapkan dan meningkatkan infrastruktur, sistem aplikasi, dan kompetensi SDM melalui program literasi digital.

Termasuk segera menyusun tata kelola dan regulasi tentang pemanfaatan TTE di pemerintahan Kukar. Supaya tidak ada lagi keragu-raguan dalam menggunakan TTE.

Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Akhmad Taufik Hidayat, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Wiyono, seluruh kepala bagian pada sekretariat daerah, seluruh pejabat struktural dan pejabat fungsional sekretariat daerah. Dengan Kepala Bidang Teknologi Informatika (TIK) Diskominfo Kukar Ery Hariyono bertindak sebagai narasumber dalam sosialisasi itu. (lan)

Editor: Lukman Maulana

Comments

POPULER

To Top