METROPOLIS

Seleksi Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Kutai Kartanegara Masuk Tahap Wawancara

Suasana Sesi Wawancara Peserta JPTP, yang Diwawancarai Langsung oleh Bupati Kukar Edi Damansyah. (Foto: Elmo/Kate.id)

KUTAI KARTANEGARA, Kate.id – Seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) telah memasuki sesi wawancara. Wawancara tersebut berlangsung mulai Selasa (8/3/2022) sampai dengan Sabtu (12/3/2022) nanti di Hotel Grand Elty Singgasana Tenggarong.

Seleksi ini sudah terbuka sejak 2 Febuari lalu. Untuk jabatan yang diseleksi adalah Kepala Dinas bagi enam Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Mulai dari Dinas Perhubungan (Dishub), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).

“Jadi kegiatan wawancara ini hari ini sampai dengan hari sabtu. Jadi kontinyu dan bergilir. Kebetulan Bapak Bupati ada juga mewancarai dengan Panitia Seleksi (Pansel) yang diketuai oleh Prof Iskandar,” ungkap Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kukar, Rakhmadi kepada Kate.id.

Rakhmadi mengatakan wawancara ini merupakan sesi terakhir dari seleksi terbuka JPTP. Yang sebelumnya juga sudah dilakukan asesmen penulisan makalah. Termasuk juga proses administrasi. “Kalau tidak lulus seleksi administrasi, berarti tidak bisa lanjut ke wawancara dan sebagainya,” jelasnya.

Selama lima hari wawancara tersebut, ada 28 peserta yang mendaftarkan diri. Untuk rincinya, Rakhmadi mengatakan dari DPMD 7 orang, Dishub 4 orang, Dispora 4 orang dan Disperindag 9 orang. Sedangkan sisa OPD tersebut masih kosong atau belum ada yang mendaftar.

“Bappeda sepi peminat. Kami sudah membuka kemarin sampai dengan perpanjangan. Bappeda memang diinginkan orang yang mempunyai kemampuan terhadap menterjemahkan visi misi dari pada Bupati ini,” terang Rakhmadi.

Rakhmadi juga menyebut seleksi ini tetap melibatkan Komite Aparatur Sipil Negara (KASN). Karena untuk meminta rekomendasi melaksanakan seleksi terbuka. Dan ketika sudah selesai proses seleksi akan meminta izin juga untuk memberikan laporan proses dari seleksi ini.

“Jadi tetap terlibat KASN ini. Dan akhirnya tetap tiga nama,” urainya.

Lanjut Rakhmadi, Karena Bupati yang paling tahu dengan penilaian terhadap beberapa kriteria yang diinginkan. Yang pertama adalah memahami visi-misi beliau terhadap RPJMD Kukar Idaman 2021-2026.

“Artinya kalau misalnya beberapa peserta memahami visi-misi Kukar Idaman pada Bupati. Maka mungkin beliau meinginkan juga. Belain ingin terlaksananya RPJMD ini visi-misi beliau canangkan, apalagi dengan adanya IKN ini keterlibatan kami di dalam sebagai mitra,” tuturnya.

Untuk pelantikan, Rakhmadi mengatakan apabila tidak ada halangan akan sesuai jadwal yakni tanggal 28 Maret 2022. Karena pelantikan masih menunggu rekomendasi KASN juga. “Apabila KASN memberikan rekomendasi dengan yang kami sesuaikan tanggal 28 insyaallah akan dilakukan pelantikan,” tutupnya. (lmo)

Editor: Lukman Maulana

Comments

POPULER

To Top