METROPOLIS

Staf DPRD Samarinda Wajib Tes Urine, Terancam Sanksi bila Mangkir

Seluruh staf DPRD lakukan tes urine bersama BNNK Samarinda. (Foto: Istimewa)

SAMARINDA, Kate.id – Usai pegawai salah satu UPTD tingkat Kota Samarinda terindikasi memakai narkoba, Wali Kota Samarinda Andi Harun langsung mengambil langkah pencegahan. Yaitu dengan menginstruksikan seluruh pegawai UPTD untuk mengikuti tes urine massal.

Salah satu UPTD yang menyelenggarakan tes urine adalah sekretariat DPRD Samarinda. Alhasil, seluruh staf baik ASN maupun honorer tengah menjalani tes urine bersama oleh Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Samarinda pada Senin (14/2/2022).

Sekretaris DPRD Kota Samarinda Agus Tri Susanto membeberkan, ada 245 staf mengikuti rangkaian tes urine tersebut. Sebab dia menegaskan, seluruh staf baik ASN atau honorer wajib ikut tes urine. “Sehingga untuk menetralisir hal tersebut staf DPRD Samarinda wajib ikut serta dalam kegiatan ini,” kata Agus.

Namun apabila ada staf yang sengaja mangkir atau tidak mengikuti tes urine, maka akan diberikan sanksi tegas oleh DPRD Samarinda. “Berupa tidak diberikan gaji dan bagi yang belum menerima SK PTT tidak akan diberikan, sanksi berlaku untuk ASN maupun honorer,” tegasnya.

Adapun bagi staf yang masih mendampingi anggota dewan untuk melakukan dinas luar akan diwajibkan tes urine mandiri ketika sudah berada di Samarinda. “Dan untuk anggota dewan sendiri juga akan ada melakukan tes urine,” pungkasnya. (fer)

Editor: Lukman Maulana

Comments

POPULER

To Top