HUKUM & KRIMINAL

Kerugian Akibat Kasus Narkoba di Kaltim Tembus Rp 8 Miliar dalam Setahun

Rilis pers Akhir Tahun BNNP Kaltim Ungkap Sejumlah Kasus. (Foto: Istimewa)

SAMARINDA, Kate.id – Kerugian akibat kasus narkoba di Kaltim sepanjang 2021 mencapai lebih Rp 8 miliar. Hal ini terungkap dalam rilis pers akhir tahun Badan Narkotika Nasional (BNN) Kaltim, Rabu (29/12/2021).

Kepala BNN Kaltim Brigjen Pol Wisnu Andayana menyebut pihaknya berhasil mengungkap 35 kasus narkoba sepanjang 2021. Dari keseluruhan kasus yang berhasil ditangani, pihaknya telah mengamankan tersangka berjumlah 54 orang.

Lalu pada pengungkapan sepanjang 2021, BNN Kaltim mengamankan 7.195,69 gram sabu, 4.679 gram ganja, 3,5 butir ekstasi dan 78,99 gram cannabinoid.

“Adapun kerugian yang ditimbulkan berdasarkan jumlah barang bukti diperkirakan sekira Rp 8.651.253.000,” ungkap Wisnu di lantai dua Kantor BNN Kaltim, Jalan Rapak Indah, Kecamatan Sungai Kunjang, Rabu (29/12/2021).

Kendati begitu, pihaknya sepanjang 2021 tetap bekerja optimal dalam pemberantasan, pencegahan, pemerdayaan masyarakat rehabilitasi dan sinergitas bekerja sama. Terkait program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di masa pandemi.

“Meski saat ini dari sepuluh kabupaten/kota di Kaltim baru ada tiga BNNK yakni di Samarinda, Balikpapan dan Bontang. Sedangkan tujuh kabupaten/kota lainnya belum terbentuk BNNK,” terangnya.

Selain itu pada bidang pencegahan dan pemberdayaan masyarakat, ada beberapa kegiatan dilakukan BNNP Kaltim. Di antaranya pelaksanaan deteksi dini, membentuk Tim Relawan Anti Narkoba, pembentukan Desa Bersinar yang saat ini sudah terdata sebanyak tujuh desa. Pada bidang rehabilitasi telah melakukan upaya demand reduction melalui rehabilitasi medis maupun sosial.

“Tercatat 371 pasien mendapatkan pelayanan rehabilitasi, terdiri 260 pasien rehab jalan dan 111 rehab rawat inap. Juga ada 55 pasien yang melanjutkan ke program pascarehabilitasi,” paparnya lagi.

Wisnu melanjutkan, sebanyak 76 orang telah mendapatkan layanan Screening Intevensi Lapangan (SIL), Agen Pemulihan sebanyak 51 orang, juga 4.094 surat keterangan hasil pemeriksaan narkotika (SKHPN). Terpenting selama 2021, ada dua lokasi rehabilitasi di Kaltim yang sudah mendapat Standar Nasional Indonesia (SNI) yaitu Balai Rehabilitasi Tanah Merah dan Rehabilitasi Yayasan Sekata milik masyarakat.

“Adapun capaian realisasi anggaran BNNP Kaltim dan jajaran sebesar Rp 10.912.197.415 (98,08 persen) dari pagu total wilayah Kaltim Rp 11.124.852.000,” pungkasnya. (fer)

Editor: Lukman Maulana

Comments

POPULER

To Top