POLITIK

Rencana Alokasi APBD Kaltim 2022 Ditetapkan Rp 11,50 Triliun

Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK. (Foto: Ferry/Kate.id)

SAMARINDA, Kate.id – Proses pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kaltim Tahun Anggaran (TA) 2022 terus dikebut. Hal ini terlihat dari rapat paripurna ke-29 tentang penyampaian nota keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD TA 2022, Kamis (25/11/2021).

Hasilnya, rencana alokasi APBD Kaltim TA 2022 telah ditetapkan sebesar Rp 11,50 triliun. Dibandingkan APBD TA 2021 sebesar Rp 11,61 triliun, tahun ini ada penurunan anggaran Rp 114,41 Miliar atau sebanyak 0,98 persen.

Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK mengatakan, setelah penyampaian Nota Keuangan APBD Kaltim TA 2022, pembahasan akan dilanjutkan pada agenda pemandangan masing-masing Fraksi DPRD Kaltim. “Pandangan Fraksi insyallah besok pada 26 November dimulai. Malamnya ada pandangan dari Pemprov Kaltim,” terang Makmur.

Meskipun ada penurunan pendapatan dari tahun lalu, mantan Bupati Berau tersebut mengungkapkan jika syarat komposisi anggaran Kaltim tahun ini sudah cukup baik. Dibanding dengan provinsi lain, Makmur bersyukur Kaltim cukup beruntung bisa menetapkan APBD dengan nominal tersebut.

Utamanya hal ini disebabkan dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kaltim yang meningkat menjadi Rp 6 triliun dari tahun sebelummya yang hanya berkisar Rp 5 triliun.

“Jadi selama pandemi kita sudah bisa meningkat Rp 1 triliun. Biasanya itu presentasinya banyak dana transfer atau dana bagi hasil (DBH) daripada PAD. Jadi kalau dihitung dari Sumber Daya Alam (SDA) kita ini kecenderungan yang paling banyak itu bagi hasilnya,” ungkapnya lagi.

Adapun dari pencapaian tersebut, dikatakan Makmur, sebagai semangat tersendiri yang perlu dipertahaknkan oleh penyelenggara pemerintah di Kaltim. Terkhusus dari pemerintah eksekutif maupun legislatif.

“Ini kan sudah tidak pandemi lagi. Ke depan akan lebih besar lagi pendapatan Kaltim. Jadi kita tidak ada ragu lagi karena kalau ketergantungan (DBH) juga sangat bahaya sekali,” pungkas Makmur. (fer)

Editor: Lukman Maulana

Comments

POPULER

To Top