POLITIK

Legislator Kutai Kartanegara Harap Film Lokal Bisa Gerakkan Ekonomi Kreatif Daerah

Anggota DPRD Kukar sekaligus Produser Film Perisai Mahakam Ahmad Zulfiansyah. (Foto: Elmo/Kate.id)

KUTAI KARTANEGARA, Kate.id – Keberadaan film lokal ‘Perisai Mahakam’ diharapkan bisa menggerakkan ekonomi kreatif di Kutai Kartanegara (Kukar). Harapan ini disampaikan legislator DPRD Kukar Ahmad Zulfiansyah yang juga produser dari film Perisai Mahakam.

Kata dia, film Perisai Mahakam telah disosialisasikan di berbagai sekolah di Tenggarong. Nantinya di awal Desember, bakal diluncurkan dan ditayangkan di Muara Wis, dengan dihadiri Bupati Kukar Edi Damansyah.

Pria yang karib disapa Zul menjelaskan, film ini merupakan kerja sama beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) di Kukar meliputi Dinas Pariwisata (Dispar), Dinas Pendidikan dan Budaya (Disdikbud), Dinas Perindustrian, Dinas Koperasi UMKM, dan juga dukungan dari Bankaltimtara.

“Saya cukup berbangga sekali dengan teman-teman di OPD dan anak-anak muda yang kreatif bisa ikut terlibat langsung untuk mempopulerkan produk lokal,” ujarnya kepada Kate.id usai menghadiri Acara Kabar Kawula Muda, Selasa (23/11/2021).

Zul berharap ke depannya film Perisai Mahakam ini bisa menjadi produk tingkat nasional. Khususnya bisa menggerakkan ekonomi kreatif dan UMKM di Kukar.

“Bahkan saya berharap film ini bisa menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita ke depan. Yang misalnya saja kita bekerja sama dengan bioskop-bioskop, yang pasti hasilnya akan dinikmati masyarakat karena masuknya ke kas daerah. Selebihnya kita buat kerja sama dengan Dispar menjadi aset kita, yang boleh kita komersialkan,” urai Zul.

Menurutnya sektor perfilman dan pertunjukan ini dapat menopang ekonomi di Kukar. Karena melalui film itu mempopulerkan daerah-daerah wisata dan tujuan wisata seperti Kedang Ipil, Desa Muara Enggelam.

“Nah ini nantinya daerah-daerah itu yang harus disentuh. Karena tugas kami hanya memublikasikan. Sehingga orang yang tadi tidak kenal, ada satu kampung tanpa daratan, itu unik. Karena di wilayah indonesia jarang sekali, geografisnya berbeda. Juga menunjukkan salah satu ciri khas tersendirinya. Kami ingin menjual itu,” pungkasnya. (lmo)

Editor: Lukman Maulana

Comments

BERITA TERBARU

To Top