METROPOLIS

Masyarakat Muara Kaman Berjuang untuk Perbaikan Jalan Penghubung Kabupaten

Camat Muara Kaman Surya Agus. (Foto: Elmo/Kate.id)

KUTAI KARTANEGARA, Kate.id – Masyarakat Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tengah berjuang demi perbaikan jalan penghubung kabupaten. Sebagaimana diungkapkan Camat Muara Kaman Surya Agus pada rapat dengar pendapat (RDP) di Ruang Banmus DPRD Kukar bersama Kades Desa terkait siang tadi, Senin (18/10/2021).

Surya Agus mengungkapkan, warga berharap infrastruktur jalan penghubung Kabupaten antar Muara Kaman untuk diperhatikan dan dijadikan prioritas. Dia bersama para kepala desa dari kecamatan menyampaikan usulan mereka ini untuk kesekian kalinya terkait perbaikan jalan poros penghubung kabupaten yang rusak, yaitu jalan Muara Kaman ilir menuju ke Desa Teratak.

Panjang jalan ini mencapai 30 kilometer yang mencakup lima desa sekaligus yaitu Desa Teratak, Benua Puhun, Rantau Hempang, Muara Kaman Ilir, dan Muara Kaman Ulu.

“Jalan ini sudah rusak selama 15 tahun tanpa ada perbaikan. Dan ini sudah dilakukan semenisasi peningkatan badan jalan pada zaman bupati dahulu, Bapak Almarhum Syaukani. Tetapi sampai hari ini tidak ada lanjutan, karena anggaran yang kurang,” sebutnya.

“Dan lima Desa ini apabila mau ke Muara Kaman harus memutar dulu. Karena tidak bisa sama sekali dilalui apabila hari hujan. Maka dari itu kami selaku dari pemerintah ingin menjabarkan visi dan misi Bupati Kukar yang terpilih, untuk masyarakat sejahtera dan bahagia, diwujudkan dalam bentuk infrastruktur,” ungkap Agus.

Kata dia, infrastruktur ini telah diperjuangkan Agus dari 2017 dan upaya ini masih diteruskan sampai sekarang. Mulai dari mengusulkan ke Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), datang ke PU bersama para Kades, Koordinasi bersama Bupati, dan hari ini datang ke DPRD, karena semua ini adalah penguatan upaya mereka agar diperhatikan.

“Saya sejak menjadi camat pada tahun 2017, telah memperjuangkan dan mengusulkan ini terus sampai sekarang. Untuk membuka infrastruktur jalan dan telah menjadi prioritas kami disini, tinggal Kabupaten saja bagaimana menyikapinya,” tutup Agus. (lmo)

Editor: Lukman Maulana

Comments

BERITA TERBARU

To Top