POLITIK

DPRD Kutai Kartanegara Soroti Rusaknya Jalan Muara Kaman Ilir

Suasana RDP DPRD Kukar. (Foto: Elmo/Kate.id)

KUTAI KARTANEGARA, Kate.id – DPRD Kutai Kartanegara (DPRD) menyoroti rusaknya Jalan Muara Kaman Ilir menuju Benua Puhun, tembusan Teratak menuju Sanggulan. Sorotan ini disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Pimpinan dan Anggota Dapil II DPRD Kukar, bersama pihak-pihak terkait, Senin (18/10/2021).

RDP ini sebagai penyampaian aspirasi dari pihak desa meliputi kepala desa terkait jalan yang terkena dampak kepada DPRD dan Bupati Kukar. Sayangnya, dinas terkait tidak hadir dan ada yang terlambat dalam RDP tersebut.

“Kita ini sebetulnya satu tubuh dengan pihak eksekutif. Kalau seperti ini mencoreng muka kita sendiri. Mereka (kepala desa) datang jauh-jauh untuk memberikan aspirasinya. Terkait aspirasi ini ditanggapi dahulu, jangan tidak datang seperti ini,” ungkap Wakil Ketua I DPRD Kukar Alif Turiadi yang memimpin jalannya RDP.

Dijelaskan Alif, pihak desa, yaitu sebanyak 20 desa telah patungan ke kecamatan agar menganggarkan sebanyak Rp 1,3 miliar. Tetapi dengan jalan yang rusak sepanjang 30 kilometer, anggaran itu menjadi tidak berarti.

Karena itu dengan RDP ini, menjadi catatan DPRD Kukar kepada Bupati Kukar untuk memberikan skala prioritas perbaikan jalan. Karena jalan ini merupakan akses penghubung antardesa yang secara ekonomi akan sangat membantu masyarakat.

Rusaknya jalan tersebut membuat warga mesti memutar jalan dua kali. Kemudian, ibu hamil tidak bisa ke rumah sakit untuk melahirkan, sehingga terpaksa bersalin di rumah. Sehingga rusaknya jalan tersebut dianggap menjadikan kegiatan masyarakat tidak efisien dan mengeluarkan banyak biaya. Catatan DPRD, minimal peningkatan untuk jalan rusak ini adalah semenisasi.

“Karena tidak terkawalnya komunikasi dengan baik oleh pihak eksekutif, anggaran menjadi terhambat dan tersedot oleh dapil lain. Tidak menjadi perhatian, dan setelah mereka (pihak desa) menumpahkan rasa kecewa mereka, maka RDP ini bisa terjadi,” sebut Alif.

“Dan ini kami lihat dan pantau terus dari skala prioritas dan urgensi. Apakah notulensi ini akan menjadi catatan bagi mereka di sana untuk dianggarkan. Dan kalau tidak ada, mereka (pihak eksekutif) akan kami panggil lagi ke sini,” tutupnya.

Selain anggota dewan, hadir dalam RDP ini Camat Muara Kaman Surya Agus, Kades Muara Kaman Ulu Hendra, Kades Teratak Sutriyo Aris, Kepala BPD Desa Muara Kaman Ilir Iskandar, dan Sekdes Benua Puhun Apleser. (lmo)

Editor: Lukman Maulana

Comments

BERITA TERBARU

To Top