METROPOLIS

Konsisten Laksanakan Rendah Karbon, Kaltim Dua Besar Nasional Implementasi Aksara

Kepala DLH Kaltim Rafiddin Rizal. (Foto: DLH Kaltim)

SAMARINDA, Kate.id – Kaltim masuk peringkat dua besar nasional dalam implementasi Aplikasi Perencanaan dan Pemantauan Aksi Pembangunan Rendah Karbon Indonesia (Aksara). Dalam hal ini Pemprov Kaltim melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mendapatkan apresiasi dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Hasil ini diungkap dalam A Journey Of Aksara, Indonesia Low Carbon Development and Climate Resiliency Week 2021 yang ditayangkan secara daring (14/10/2021) melalui zoom meeting dan Channel Youtube Low Carbon Development Indonesia. Tiga daerah yang mendapat apresiasi, yakni Jawa Tengah, Kaltim dan Sulawesi Selatan.

Direktur Urusan Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas Medrilzam menyampaikan apresiasi kepada tiga provinsi terbaik yang konsisten terhadap pelaporan pelaksanaan rendah karbon menggunakan Aksara. Aplikasi ini sebelumnya dikenal dengan nama Pemantauan, Evaluasi dan Pelaporan Gas Rumah Kaca (PEP-GRK).

Kepala DLH Kaltim Rafiddin Rizal ketika kegiatan menjelaskan, apresiasi oleh Bappenas merupakan cerminan terhadap komitmen Pemprov Kaltim melalui DLH bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dengan menjaga keseimbangan antara tercapainya kesejahteraan ekonomi tanpa mengabaikan fungsi dan kelestarian lingkungan hidup.

“Alhamdulillah ini kerja bersama untuk Kaltim Berdaulat,” ucap Rizal.

Rizal menyampaikan kegiatan Pemantauan, Evaluasi dan Pelaporan (PEP) aksi mitigasi perubahan iklim di Kaltim, dimulai setelah disusunnya Rencana Aksi Daerah Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca (RAD GRK) Tahun 2012, turunan dari Rencana Aksi Nasional Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca (RAN-GRK).

“Ketika itu pengumpulan aksi masih terbatas pada OPD di Pemprov Kaltim dan tiga kabupaten, yaitu Kutai Timur, Berau dan Paser,” ujar Rizal.

Kemudian, untuk menyukseskan program ini, beberapa aksi yang dilaksanakan penguatan kapasitas melalui bimbingan teknis pengisian dan penggunaan Aksara, sosialisasi, pendampingan kepada OPD provinsi, kabupaten/kota dan pelaku usaha di Kaltim. (lan)

Editor: Lukman Maulana

Comments

BERITA TERBARU

To Top