KULINER

Ratatouille, Ratunya Kuliner Vegetarian dari Negeri Prancis

Ratatouille. (Foto: Sunday Edit)

MENDENGAR kata Ratatouille (baca: ratatui) pasti akan membuat teringat pada film animasi tiga dimensi garapan Pixar. Nyatanya, Ratatouille adalah makanan khas Prancis yang menjadi inspirasi dari film tersebut.

Ratatouille adalah jenis masakan Provence yang berasal dari daerah Nice. Dalam bahasa Perancis, makanan ini umum disebut sebagai ratatouille niçoise. Makanan ini adalah semacam semur yang terdiri dari berbagai macam sayuran dan biasanya dimakan dengan nasi, kentang atau roti Perancis.

Berasal dari daerah Nice dan sekitarnya, ratatouille aslinya adalah makanan para petani miskin yang dimasak pada musim panas dengan sayuran musim panas. Ratatouille yang asli tidak memuat terong (yang bukan sayuran musim panas seperi sayuran lainnya). Isinya courgette atau zucchini (semacam ketimun), tomat, cabai merah dan hijau, bawang dan bawang putih. Seringkali ratatouille yang dikenal sekarang menambahkan terong.

Menurut sejarahnya, nama ratatouille mulai dikenal di Perancis sekira tahun 1778. Rata sendiri berasal dari kata slang yang berarti chunky stew sedangkan kata tatouiller atau ratouiller berarti diaduk. Ratatouille sendiri memang jenis makanan vegetarian yang menyajikan kelezatan lebih dari sekedar sayur mayur. Walaupun ratatouille terdiri dari jenis sayuran namun cita rasanya yang lezat membuatnya menjadi makanan utama yang tak kalah pamor dengan daging, ayam dan makanan laut.

Dengan warnanya yang meriah dan penyajiannya yang unik, ratatouille sering disebut sebagai ratunya makanan vegetarian. Ratatouille juga biasa disajikan sebagai makanan penutup dan apabila hendak dijadikan makanan utama maka biasanya ratatouille disajikan dengan udang berukuran jumbo atau ikan. Makanan yang sangat sehat dan bisa dijadikan pilihan untuk yang menghindari makanan dengan kolesterol tinggi.

Ratatouille merupakan jenis makanan yang bisa dikonsumsi dalam kondisi panas, dingin maupun dalam suhu ruangan. Keunikan dari ratatouille sendiri adalah kesederhanaannya. Seluruh bahan-bahan yang segar dijadikan menjadi satu bagian dan ditumis hingga masak dan menjadikannya makanan yang sangat mudah untuk disiapkan.

Ratatouille. buatan Remy dalam film animasi ‘Ratatouille’. (Foto: Oh My Dish)

Memasak ratatouille dengan resep tradisional yang tak sulit, masing-masing sayuran bahan pelengkap ratatouille direbus secara terpisah hingga berwarna sedikit kecoklatan. Pertama masukan bawang, tomat, bubuk lada dan bubuk bawang putih setelah itu terong bisa dimasukan dan terakhir adalah timun jepang. Apabila menyukai rasa yang lebih pedas maka bubuk lada pedas bisa ditambahkan.

Pada dasarnya cara memasak makanan tradisional Perancis ini sama saja namun penyajiannya yang beragam. Ratatouille bisa disajikan dingin bersama salad, dengan keju parut sebagai hiasan atau bisa disajikan bersama dengan sup.

Ratatouille masuk ke segala jenis makanan tambahan, bisa bersama dengan daging kambing bakar, ikan yang digrill setengah matang, digulung kedalam dada ayam bahkan bersama dengan tumis daging dilumuri dengan saus keju. Para chef biasanya menyajikan ratatouille sebagai makanan penutup namun di beberapa negara, menu ini menjadi makanan utama dan disajikan bersama dengan roti perancis dan anggur merah. Sungguh hidangan yang sangat menggugah selera dan tentunya juga menjaga tubuh tetap sehat. (luk)

Editor: Lukman Maulana

Comments

BERITA TERBARU

To Top