POLITIK

DPRD Kaltim Usulkan Pembentukan Perda Perlindungan Tenaga Kerja Lokal

Ketua Bapemperda DPRD Kaltim Jawad Sirajuddin. (Foto: Ferry/Kate.id)

SAMARINDA, Kate.id – DPRD Kaltim mulai mengusulkan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tetang Perlindungan Tenaga Kerja Lokal. Seperti yang diungkapkan Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kaltim, Jawad Sirajuddin, pembentukan Rancangan Perda (Raperda) tentang Perlindungan Tenaga Kerja Lokal diusulkan mulai dibahas pada 2022 mendatang.

Diterangkan Jawad, mulanya Raperda tersebut ingin dibahas setelah disahkannya APBD Perubahan (APBD-P) Kaltim 2021 ini. Namun melihat kondisi yang kurang memungkinkan, Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Lokal akan dibahas tahun depan setelah naskah akademik rampung.

“Anggaran perubahan sepertinya sudah tidak bisa mengakomodasi aspirasi masyarakat dalam hal ini usulan Raperda yang mau kita masukan,” ucap Jawad selepas rapat Bapemperda di Gedung E Kantor DPRD Kaltim, Senin (20/9/2021).

Pada kesempatan serupa, Wakil Ketua Bapemperda DPRD Kaltim Masykur Sarmian mengungkapkan ihwal pembentukan Perda tersebut ditujukan untuk meningkatkan kemampuan terhadap tenaga kerja lokal. Apalagi melihat masa pendemi Covid-19 seperti ini, akibatnya banyak tenaga kerja lokal yang terdampak pemotongan karyawan. Sehingga diperlukannya sebuah aturan untuk melindungi tenaga kerja dari beragam permasalahan yang dihadapi.

“Agar mampu bersaing dengan kerja di luar Kaltim termasuk juga tenaga kerja asing,” terang Masykur.

Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Tranamigrasi (Disnakertrans) Kaltim Suroto menyambut baik hadirnya Perda Perlindungan Tenaga Kerja Lokal. Dia mendukung jika Raperda inisiatif dari DPRD Kaltim tersebut mulai dibahas pada 2022 mendatang.

“Nanti dewan yang bakal memasukan ke dalam Propemperda. Kalau sudah masuk pasti akan diikuti dengan pembahasan lebih intensif sampai penyusunan drafnya,” ungkap Suroto. (fer)

Editor: Lukman Maulana

Comments

BERITA TERBARU

To Top