POLITIK

Badan Anggaran DPRD Kaltim Bakal Jadwalkan Bahas KUA-PPAS APBD 2022

Wakil Ketua DPRD Kaltim Sigit Wibowo. (Foto: Ferry/Kate.id)

SAMARINDA, Kate.id – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kaltim dalam waktu dekat menjadwalkan membahas Kebijakan Umum Perubahan Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kaltim 2022.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Kaltim, Sigit Wibowo usai rapat internal Badan Anggaran terkait pembahasan KUA-PPAS APBD 2022 belum lama ini.

Dikatakan Sigit, pada pelaksanaan Rapat Banggar kali ini dewan ingin mengetahui terkait dengan rancangan program-program di Banggar. Sehingga dalam waktu dekat, untuk menyusun rancangan tersebut, Banggar akan memulai penjadwalan pembahasan yang ditetapkan dalam agenda Badan Musyawarah (Banmus).

“Ini sudah dijadwalkan di Banmus, tetapi kan kami maunya lebih intens lagi melakukan ekplorasi terkait dengan APBD kita,” ucap Sigit yang juga selaku Ketua DPW PAN Kaltim itu, Rabu (15/9/2021).

Merujuk pada jadwal Banmus yang ditetapkan pada 30 Agustus 2021 silam, nantinya pada Senin (20/9/2021) Banggar akan memulai pembahasan APBD 2022 dan KUA-PPAS APBD Perubahan 2021 bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kaltim.

“Kemudian teman-teman menyepakati untuk dilakukan penjadwalan lebih rigit lagi. Termasuk dengan pemerintah. Tentu saja karena ini satu kesatuan, pimpinan, komisi dan alat kelengkapan lain harus bersinergi,” ujar Sigit.

Diakui Sigit, dalam melakukan sinergi pembahasan APBD, nantinya masing-masing komisi di DPRD Kaltim bakal membahas program bersama mitra kerja dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kemudian, usai membahas bersama OPD, masing-masing komisi kemudian menyampaikan hasil pembahasan kepada Banggar dan hasilnya bakal rampungkan bersama OPD untuk disahkan kedalam Rapat Paripurna.

“Rapat terkait dengan program yang informasinya tentu saja dari komisi. Supaya semua terlibat mekanisme di DPRD ini bisa berjalan sesuai dengan implementasi dari rencana kerja kita,” pintanya. (fer)

Editor: Lukman Maulana

Comments

BERITA TERBARU

To Top