POLITIK

Tingkat Partisipasi Politik Perempuan Kaltim Dinilai Masih Kurang

Ilustrasi.

SAMARINDA, Kate.id – Tingkat partisipasi kaum perempuan Kaltim dalam bidang politik dinilai masih kurang. Hal itu bisa dibuktikan dari jumlah anggota DPRD Kaltim maupun kabupaten/kota yang hanya beberapa orang.

Hal ini diungkapkan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kaltim Sufian Agus pada Sosialisasi Indeks Demokrasi Indonesia peningkatan partisipasi politik perempuan dalam kehidupan berdemokrasi di Kaltim, Kamis (16/9/2021).

“Melalui program pendidikan politik bagi perempuan di Kesbangpol Kaltim, termasuk sosialisasi peningkatan partisipasi politik perempuan dalam kehidupan berdemokrasi di Kaltim bisa terus meningkat,” terangnya.

Sufian Agus menambahkan, rendahnya angka keterwakilan perempuan di DPRD Kaltim maupun kabupaten/kota, akan berpengaruh terhadap isu kebijakan terkait kesetaraan gender dan belum mampu merespon masalah utama yang dihadapi perempuan.

“Upaya dan komitmen kuat dari pemerintah dalam terwujudnya kesejahteraan yang berkeadilan gender dengan terus mendorong tercapainya kuota 30 persen keterlibatan perempuan di parlemen serta untuk memanimalisasi ketimpangan gender dalam politik,” tandasnya.

Temasuk partisipasi Parpol untuk membangun kader-kader perempuan, dalam upaya meningkatkan partisipasi perempuan dalam parlemen melalui pelatihan dan sosialisasi

Sufian Agus mengakui, untuk meningkatkan partisipasi politik perempuan tidak semudah membalikkan telapak tangan, sebab banyak kendala dan tantangan yang dihadapi. Salah satunya, biaya yang dibutuhkan untuk menjadi anggota perlemen sangat besar.

“Hal ini ganjalan bagi kaum perempuan untuk ikut berpartisipasi bidang politik. Walaupun demikian, kita terus mendorong meningkatkan keterwakilan perempuan dalam berpolitik,” urainya.

Diharapkan sosialisasi Indeks Demokrasi Indonesia, dalam rangka peningkatan partisipasi politik perempuan dalam kehidupan berdemokrasi di Kaltim, maka lebih banyak lagi kaum perempuan yang ikut berpartisipasi di dunia politik.

“Setiap tahun, kalau perlu ditambah lagi sosialisasi seperti ini. Kita tidak henti-hentinya mengupayakan bagaimana kaum perempuan bisa aktif, sehingga peran mereka di bidang politik terus meningkat,” tegas Sufian Agus. (lan)

Editor: Lukman Maulana

Comments

BERITA TERBARU

To Top