POLITIK

Komisi IV DPRD Kaltim Upayakan ISBI Dapat Izin Kemenristekdikti

Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Ya'qub. (Foto: Istimewa)

SAMARINDA, Kate.id – Komisi IV DPRD Kaltim mengupayakan Institut Seni dan Budaya Indonesia (ISBI) Kaltim yang terletak di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mendapat izin dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tingga (Kemenristekdikti). Sebab hingga kini, salah satu perguruan tinggi seni pertama di Benua Etam itu masih berstatus rintisan.

Menindaklanjuti hal itu, Komisi IV lalu memanggil perwakilan Asisten I Pemprov Kaltim, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, dan pengurus rintisan ISBI Kaltim. Guna menindaklanjuti laporan bahwa Rintisan ISBI Kaltim sudah tidak menerima mahasiswa baru.

Pasalnya, kegiatan penerimaan mahasiswa baru ISBI Kaltim terhambat karena kendala tidak adanya kejelasan bantuan sarana dan prasarana dan gedung perkuliahan.

“Tahun ini seharusnya sudah bisa klir. Jadi Tahun 2022 penerimaan mahasiswa baru sudah bisa dilakukan karena ini memang kebutuhan masyarakat Kaltim,” ucap Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Ya’qub saat memimpin rapat, Selasa (6/7/2021).

Oleh karena itu, Komisi IV bersama Pemprov Kaltim akan memperjuangkan sampai ke tingkat pemerintah pusat. Hal tersebut dilakukan demi kemajuan pendidikan tinggi di Kaltim.

Dalam kesempatan serupa, Koordinator Rintisan ISBI Kaltim I Wayan Dhana menjelaskan status ISBI Kaltim. Dia menyebut jika ISBI Kaltim masih berbentuk rintisan.

Bahkan sejak 2013, pelaksanaan perkuliahan mahasiswa ISBI Kaltim sempat dijalankan di ISBI Yogjakarta. Dengan membagi kedalam empat program studi (prodi).

“Sebanyak 98 persen mahasiswa sudah lulus dan tersebar di Kaltim dan bahkan di Kaltara,” papar Wayan.

Namun perkuliahan ISBI di Kaltim masih terganjal karena kurangnya fasilitas gedung dikarenakan masalah lahan gedung perkuliahan masih belum tuntas.

“Dalam perjalananya oleh kementerian meminta pembangunan gedung sebagai bentuk keseriusan Pemprov Kaltim. Pemprov Kaltim bersurat yang isinya tidak mampu membiayai operasional perkuliahan dan meminta dihentikan sementara,” pungkasnya. (fer)

Editor: Lukman Maulana

Comments

POPULER

To Top