METROPOLIS

DPMD Kutai Kartanegara Segera Bentuk Satgas Pendampingan Desa

Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah. (Foto: Prokom Kukar)

KUTAI KARTANEGARA, Kate.id – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar diminta segera membentuk Satuan Gugus Tugas (Satgas) Pendampingan Desa. Permintaan ini datang dari Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah saat memimpin rapat kerja pembahasan Draf Peraturan Bupati tentang Program Bantuan Keuangan Kepada Desa (BKKD) secara video conference di Jakarta, Selasa (6/7/2021).

Menurut Edi, tenaga Satgas Pendamping Desa sebagai mitra pemerintah yang memiliki tugas dan fungsi mendampingi desa dalam perencanaan, pelaksanaan dan pemantauan terhadap pembangunan serta pemberdayaan masyarakat desa. Satgas juga ikut mendampingi desa dalam pengelolaan pelayanan sosial dasar, pengembangan usaha ekonomi desa, pendayagunaan sumber daya alam dan teknologi tepat guna, pembangunan sarana dan prasarana desa serta pemberdayaan masyarakat desa, dengan konsep klinik.

“Satgas Pendampingan Desa akan berkolaborasi membantu pemerintah desa, baik secara administratif maupun secara teknis, sehingga semua yang berkaitan baik itu administrasi dalam pencairan maupun pelaksanaan pembangunan di desa, pemberdayaan masyarakat maupun sumber daya alam yang ada bisa tepat sesuai waktu, terencana dengan baik, dan tepat sasaran,” urainya.

Edi menjelaskan, Satgas Pendamping Desa nantinya harus bisa bekerja secara profesional dan menunjukkan kinerja terbaik. Dalam hal ini bisa mengawal dengan baik dana desa agar tidak disalahgunakan sebagaimana menjadi tugas satgas.

“Dana Desa digunakan untuk memajukan desa dan meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat, maka dari itu dikelola dan digunakan dengan baik dan tepat sasaran dalam membangun desa lebih sejahtera,” terang orang nomor satu di Kota Raja itu.

Mengingat tugas pendamping desa dinilai tidak ringan, Edi berpesan supaya DPMD lebih selektif dalam rekrutmennya, mesti mencari sosok non PNS, berdedikasi, komitmen dan loyalitas yang tinggi terhadap tugas dan tanggung jawab. Hal ini lantaran para pendamping itu akan membantu tugas desa dalam serangkaian kegiatan, khususnya yang dialokasikan dari dana desa yang nilainya cukup besar.

“Supaya bisa kerja maksimal, para pendamping desa ini harus paham mengenai aturan yang berkaitan dengan bidang tugasnya,” harapnya.

“Tentunya saya harap dengan adanya pendampingan ini dapat membantu DPMD didalam meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat di Desa khususnya di Kabupaten Kukar,” imbuh Edi.

Menanggapi permintaan itu, Kepala DPMD Dafip Haryanto mengatakan akan menindaklanjuti arahan Bupati untuk segera membentuk Satgas Pendamping Desa. Apalagi keberadaan tenaga pendamping ini dianggap sangat membatu kinerja DPMD supaya lebih optimal menangani permasalahan di desa. (lan)

Editor: Lukman Maulana

Comments

POPULER

To Top