GAME

Game Online Fortnite Dikecam Gara-Gara Bangunan Mirip Ka’bah

Penampakan bangunan mirip ka'bah di game Fortnite.

GAME online kembali membuat kontroversi. Kali ini game Fortnite menuai kecaman dalam beberapa hari terakhir di berbagai belahan dunia lantaran dinilai telah menghina umat islam.

Pasalnya, dalam game ini terdapat mode yang mengharuskan pemain menghancurkan Ka’bah untuk menyelesaikan misi. Seperti diketahui, ka’bah merupakan pusat atau kiblat umat islam di seluruh dunia dan menjadi tempat suci yang harus dijaga kesakralannya.

Dalam permainan Fortnite memang ada bagian di mana mendorong pemainnya menghancurkan Kabah untuk mendapatkan senjata baru dan naik ke level berikutnya. Hal ini memicu Pusat Fatwa Elektronik Universitas Al-Azhar Kairo merilis peringatan keras kepada umat muslim untuk tidak memainkan game yang dirintis Epic Games ini.

“Ini bisa mempengaruhi kepercayaan dan mental anak muda. Ini juga meremehkan pentingnya tempat suci bagi umat Islam,” tulis pernyataan Pusat Fatwa Elektronik Universitas Al-Azhar Kairo, Senin (5/7/2021).

Pusat Fatwa Elektronik Universitas Al-Azhar Kairo juga melarang keras semua game online yang kontennya mengandung unsur kekerasan atau mengandung ide-ide palsu. Hal itu dilakukan sebab permainan game bisa mendistorsi iman atau menunjukkan penghinaan terhadap agama.

Hal serupa juga kerap dilakukan Pusat Fatwa Elektronik Universitas Al-Azhar Kairo terhadap game yang dinilai melanggar norma agama dan isinya bersifat merusak kepercayaan agama seseorang.

Lembaga itu tak henti-hentinya memperingatkan beberapa game elektronik yang berperan dalam mengalihkan anak muda dari tugas dasar mereka untuk memperoleh pengetahuan atau pekerjaan yang berguna.

“Al-Azhar International Center sebelumnya memperingatkan beberapa game elektronik yang menyita pikiran anak muda, mengalihkan mereka dari tugas dasar untuk memperoleh pengetahuan atau pekerjaan yang berguna, dan mengunci mereka di dunia maya sambil menghasut kebencian dan merugikan orang lain,” urai Al-Azhar International Center.

Sementara itu pengembang Fortnite membantah kabar yang menyebut gim tersebut mengajak pemain menghancurkan Ka’bah. Tim Fortnite di Epic Games pun buru-buru mengeluarkan klarifikasi melalui laman Facebook. Tim Fortnite mengidentifikasi kemunculan gambar mirip Ka’bah yang beredar dalam screenshot.

Menurut mereka, gambar mirip Ka’bah itu adalah hasil modifikasi dalam gim oleh pemain yang memakai “mode kreatif” Fortnite.

Mode ini memungkinkan pengguna untuk dengan bebas membuat konten di pulau kreatifnya sendiri. Tim Fortnite pun membantah bahwa ada opsi yang memungkinkan pemain untuk menghancurkan Ka’bah.

Pemain Fortnite sekaligus pendiri perusahaan pengembang gim, Abdul Rahman Al-Shamy, menggemakan klarifikasi dari tim Fortnite.

Dalam komentarnya kepada BBC Arabic, Abdul mengkritik kurangnya uji tuntas dari pihak ulama Al-Azhar dan malah mengeluarkan pernyataan yang menjadi ramai, alih-alih mengklarifikasi dengan pengembang. (luk)

Editor: Lukman Maulana

Comments

BERITA TERBARU

To Top