METROPOLIS

Diskominfo dan Kemenkominfo Gelar Bimtek Penyusunan Masterplan Smart City Kutai Kartanegara

Suasana Bimtek Penyusunan Masterplan Smart City Kutai Kartanegara. (Foto: Diskominfo Kukar)

KUTAI KARTANEGARA, Kate.id – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bekerja sama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI mengadakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tahap I Penyusunan Masterplan Smart City atau Rencana Induk Kota Cerdas Kutai Kartanegara (Kukar).

Kegiatan Bimtek yang dilaksanakan selama dua hari ini dibuka Plt Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setkab Kukar Wiyono mewakili Bupati Kukar Edi Damansyah bertempat di Ruang Rapat Kantor Bappeda Kukar, Tenggarong, Selasa (29/06/2021) pagi.

Turut hadir pada pembukaan Bimtek Penyusunan Masterplan Smart City Kukar ini di antaranya adalah Kepala Diskominfo Kukar Bahteramsyah dan Kabid E-Government Diskominfo Kukar Hendra Wardana.

Bimtek Penyusunan Masterplan Smart City Kukar ini digelar dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 ketat. Hanya beberapa peserta dari OPD yang hadir langsung di Ruang Rapat Bappeda Kukar, sedangkan sisanya mengikuti kegiatan Bimtek secara virtual.

Bupati Kukar Edi Damansyah dalam sambutan tertulis yang dibacakan Plt Asisten II Setkab Kukar Wiyono mengatakan, Kabupaten Kukar di tahun 2017 telah terpilih sebagai salah satu Kabupaten di antara 25 Kabupaten/Kota dalam program Gerakan Menuju 100 Smart City tahap pertama. Yang diusung oleh Kemenkominfo, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PUPR, Bappenas dan Kantor Staf Kepresidenan.

Kemudian pada Mei 2021, Pemkab Kukar dan Kemenkominfo kembali menandatangani Nota Kesepakatan Implementasi Gerakan Menuju Kota Cerdas pada Kawasan ibu kota negara baru.

“Adapun kegiatan kami pada hari ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepakatan tersebut, dimana Pemerintah Kabupaten Kukar akan mulai menyusun masterplan atau Rencana Induk Smart City. Yang berfokus pada Kawasan ibu kota negara baru dengan didampingi tim dari Kementerian Kominfo RI,” ujarnya.

Ditambahkan Bupati Kukar, kemajuan teknologi terutama di sektor informatika dan komunikasi memaksa untuk melakukan transformasi digital. Kegiatan ekonomi kini tidak lagi dibatasi oleh ruang dan waktu. Era globalisasi menjadikan teknologi sebagai budaya atau kultur dalam kehidupan sehari-hari.

“Konsep Kota Cerdas atau Smart City menjadi idaman bagi masyarakat masa kini. Terpilihnya Kabupaten Kutai Kartanegara dalam Gerakan Menuju Smart City hendaknya dipandang tidak hanya sebagai sebuah gengsi, akan tetapi sebagai suatu amanah dan tanggung jawab dalam mewujudkan kawasan yang layak huni, maju dan modern, berdaya saing ekonomi dan menjadi pondasi terwujudnya Indonesia Smart Nation,” katanya.

Untuk itu, Bupati Kukar berharap Bimtek Penyusunan Masterplan Smart City Kukar ini dapat diikuti dengan baik oleh seluruh peserta, terutama Dewan Smart City dan Tim Pelaksana Smart City.

“Gunakan kegiatan ini sebagai kesempatan untuk menyerap ilmu dan informasi yang sangat berharga untuk kemajuan daerah kita dan mengimplementasikannya dalam suatu rancangan Kota Cerdas yang memaksimalkan potensi wilayah Kutai Kartanegara,” pesannya.

Konsep Kota Cerdas yang dirancang oleh Pemkab Kukar, lanjutnya, diharapkan tidak hanya berfokus pada penguatan infrastruktur. Akan tetapi juga harus menitikberatkan pada peningkatan pembangunan sumber daya manusia yang berakhlak mulia, unggul dan berbudaya, serta pengelolaan sumber daya alam yang berwawasan lingkungan, sesuai visi-misi Kukar Idaman.

“Sehingga Kota Cerdas yang akan kami wujudkan bukan hanya kota cerdas idaman masyarakat, melainkan kota cerdas berkelanjutan yang mampu menciptakan generasi idaman yaitu Masyarakat Kutai Kartanegara yang sejahtera dan berbahagia,” demikian amanat Bupati Kukar seperti disampaikan Wiyono.

Sementara dikatakan Kepala Diskominfo Kukar Bahteramsyah, Bimtek Penyusunan Masterplan Smart City Kukar ini merupakan tindak lanjut nota kesepakatan yang ditandatangani Pemkab Kukar dengan Kementerian Kominfo RI Nomor: B-760/DKI/074/05/2021 tentang Implementasi Gerakan Menuju Kota Cerdas (Smart City) Kabupaten Kukar pada kawasan ibu kota negara baru.

Bimtek ini lanjut Bahteramsyah, akan dilakukan dalam empat tahap selama kurun waktu tahun 2021. Pada Tahap I ini akan dilaksanakan selama 2 hari mulai hari ini, Selasa (29/6/2021) hingga Rabu (30/6/2021) besok yang diikuti Dewan Smart City dan Tim Pelaksana Smart City serta beberapa komunitas di Kukar.

Ditambahkan Bahteramsyah, mengingat situasi saat ini terjadi kenaikan kasus Covid-19, maka bimtek dilaksanakan berpedoman Surat Edaran Bupati Kukar bertanggal 25 Juni 2021 tentang Evaluasi dan Penyesuaian Sistem Bekerja ASN dan Non ASN dalam Upaya Pencegahan dan Pengendalian Lonjakan Kasus Covid-19 Gelombang Kedua di Lingkungan Pemkab Kukar.

“Untuk itu, kami mengimbau agar seluruh pihak yang mengikuti kegiatan ini, baik secara luring maupun daring agar selalu mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” tuturnya.

Kegiatan Bimtek Penyusunan Masterplan Smart City Kukar ini menghadirkan tim pembimbing dari Kementerian Kominfo RI sebagai narasumber, yakni Rini Rachmawati, Agus Tri Cahyono, Denden Imadudin Soleh dan Amandita Ainur Rohmah.

Salah satu narasumber yakni Rini Rachmawati menjelaskan, Smart City merupakan salah satu konsep pengembangan kota/kabupaten, berdasarkan prinsip teknologi informasi yang dibuat untuk kepentingan bersama secara efektif dan efisien.

Dalam penerapan konsep Smart City, lanjutnya, terdapat beberapa unsur yang perlu dikembangkan. Di antaranya adalah Smart Government, dengan mengembangkan dan meningkatkan managemen organisasi, sumber daya manusia, dan infrastruktur yang meliputi sistem database yang dapat diakses secara umum seperti mengolah informasi data yang up-to-date atau secara real time dengan teknologi yang mutakhir dan adanya koordinasi antara stakeholders.

Melalui bimtek tersebut, dirinya meminta tim pelaksana teknis di daerah dapat membahasnya secara tuntas.

“Karena selain menjadi daerah penyangga ibu kota negara (IKN) di Kaltim ke depan Kutai Kartanegara juga menjadi salah satu kota cerdas di Indonesia,” ujarnya. (lan)

Editor: Lukman Maulana

Comments

BERITA TERBARU

To Top