POLITIK

DPRD Kutai Kartanegara Setuju Uji Kelayakan Kendaraan Dijadikan Perda

Ketua Pansus Retribusi Uji Kendaraan Bermotor DPRD Kukar, Supriyadi. (Foto: Dan/Kate.id)

KUTAI KARTANEGARA, Kate.id – Pansus DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) menyimpulkan, pengujian kendaraan bermotor serta retribusinya dianggap penting untuk dibuatkan peraturan daerah. Hal ini mengingat dari kajian yang dilakukan, perda tersebut jika dibuat akan banyak sekali manfaatnya.

“Kami dari DPRD Kukar sudah menyelesaikan tugas tim, karena Raperda pengujian kendaraan bermotor dan retribusinya, sudah masuk di Program Legeslasi Daerah (Prolegda) periode 2020-2021,” ucap Ketua Pansus, Supriyadi, belum lama ini.

Ketua PAN Kukar ini menyebut, mitra DPRD Kukar dalam mentuntaskan kerja Pansus, seperti Dinas Perhubungan dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kukar, serta bagian hukum sekretariat Kabupaten Kukar begitu semangat membahas Raperda tersebut.

“Acuan sentralnya pada UU Nomor 22/2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan umum, harus ada uji kelayakan kendaraan setiap 6 bulan sekali,” sebut Supri.

Uji kelayakan kendaraan bermotor untuk memastikan apakah kendaraan sebelum dijalankan sudah memenuhi penilayan layak operasional. Apakah kendaraan umum yang digunakan ramah lingkungan atau tidak. Ini sangat baik untuk diterapkan di Kukar.

“Keuntungan yang bisa didapat Pemkab Kukar, bagaimana Pendapatan Asli Kukar (PAD) alami peningkatan,” katanya.

Retribusi pengujian kendaraan bermotor menurut Supri, bagaimana pemberlakuan pembayaran atas layanan kendaraan bermotor yang diberikan pemerintah, angkutan penumpang seperti bus atau jenis kendaraan angkutan barang lainnya.

“Raperda tersebut sebelumnya terdiri dari 14 Bab dan 37 pasal, kita tetapkan menjadi 13 bab dan 40 pasal,” sebutnya.

Yang harus diperhatikan, Supri menekankan, transparansi pengelolaan dana retribusi pengujian kendaaraan bermotor. Dan sistem pengujian harus disosialisasikan ke masyarakat dengan intens, agar masyarakat tidak kaget jika sudah menjadi Perda dan diterapkan.

“Yang lebih penting, retribusi tidak membebani rakyat,” tandasnya. (dan)

Editor: Lukman Maulana

Comments

BERITA TERBARU

To Top