POLITIK

Legislator Kaltim Sesalkan Regulasi Perusahaan yang Dinilai Mempersulit Warga Lokal

Anggota Komisi III DPRD Kaltim M Nasiruddin. (Foto: Ferry/Kate.id)

KUTAI TIMUR, Kate.id – Anggota Komisi III DPRD Kaltim M Nasiruddin menyesalkan syarat rekrutmen pegawai salah satu perusahaan semen di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Pasalnya salah satu syarat mewajibkan untuk menguasai bahasa mandarin.

Nasir menilai syarat itu akan mempersulit waga sekitar perusahaan. Terutama warga yang berdomisili di Desa Sekerat, Kecamatan Bengalon dan Kecamatan Kaliorang.

Diketahui, permasalahan awal beredar saat dibukanya lowongan kerja (loker) salah satu perusahaan semen di Kecamatan Kaliorang, Kutim. Namun dalam lowongan tersebut, terdapat salah satu persyaratan yang cukup kontroversial, yakni calon pegawai diminta harus menguasai bahasa mandarin.

“Yang diprioritaskan harusnya masalah skill, bukan persoalan harus menguasai bahasa mandarin,” terang legislator asal Dapil VI itu, Selasa (8/6/2021).

Sebagai anggota DPRD Kaltim, Nasir menganggap syarat itu berlebihan. Dia berharap manajemen perusahaan tidak mengharuskan calon pegawai dapat menguasai bahasa asing.

“Jangankan berbahasa asing, bahasa Indonesia yang baku saja juga sulit. Maksud saya itu harus lebih dipertimbangkan lagi lah,” sambung legislator dari Fraksi PAN itu.

Sehingga Nasir mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) beserta DPRD Kutim memiliki solusi. Dirinya tidak ingin jika hal ini menjadi polemik di masyarakat.

“Yang jelas kami dukung Pemda dan DPRD Kutim untuk menyampaikan ke pihak perusahaan agar tidak memberlakukan bahasa asing itu,” pungkasnya. (fer)

Editor: Lukman Maulana

Comments

BERITA TERBARU

To Top