POLITIK

DPRD Kutai Kartanegara Bahas Usulan Pembangunan Jembatan Anggana

RDP antara kades-kades di Anggana dengan DPRD dan Pemkab Kukar terkait pembangunan jembatan Anggana.

KUTAI KARTANEGARA, Kate.id – Masyarakat Kecamatan Anggana, Kutai Kartanegara (Kukar) mengusulkan pembangunan jembatan yang menghubungkan antardesa dan kecamatan. Untuk itu, Senin (24/5/2021) siang, Komisi III DPRD Kukar menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan instansi terkait membahasnya lebih lanjut.

RDP dipimpin langsung Ketua Komisi III Andi Faisal, dan hadir anggota lainnya Junadi, Ahmad Julfiansyah, Miftahul Jannah dan Heri Asdar. RDP berlangsung di ruang Banmus.

Andi memastikan, jembatan usulan masyarakat tersebut sangat vital, karena menghubungkan Desa Anggana, Kutai Lama, Handil Terusan dan Sungai Meriam.

“Bahkan jembatan tersebut, menghubungkan ke Kecamatan Muara Badak,” ungkap politisi Golkar tersebut.

Andi Faisal menambahkan, jembatan Anggana sesuai kebutuhan masyarakat. Karena sudah tidak ada lagi jembatan, setelah jembatan Pertamina dirubuhkan tahun lalu, karena sudah dalam kondisi rusak berat dan mau diperbaiki.

“Jembatan Pertamina belum juga ada tanda-tanda perbaikan, jika dibangunkan jembatan Anggana bagus saja, jembatan ada dua mempermudah masyarakat,” jelasnya.

Andi memperkirakan, untuk membangun jembatan Anggana anggaran yang diperlukan sekitar Rp 15 miliar. Dan ini sudah dianggarkan di APBD 2021.

Andi khawatir jika dikerjakan di bulan Agustus nanti, bakal tidak selesai pengerjaannya. Mengingat di Agustus-Desember sudah masuk musim hujan.

“Jembatan Anggana juga sangat vital, karena di Kutai Lama ada makam tokoh ulama kharismatik, yang sering dilakukan ziarah oleh masyarakat. Karena jembatan tidak ada, kalau mau kesana pakai fery penyebarangan, jadi kunjungan wisata religi menurun, ” ungkapnya.

Sementara itu anggota Komisi III daerah asal Anggana Heri Asdar menyebut mengusulkan pembangunan Jembatan Anggana sudah lama, namun tidak direalisasikan juga oleh Pemkab Kukar.

Heri menambahkan, sudah terlalu banyak sidak dan kunjungan lapangan oleh OPD, padahal dirinya dan para kades sudah sampaikan ke masyarakat tahun ini bisa dibangun jembatan Anggana.

“Harapan kami, tahun ini pembangunannya selesai, jangan ditunda lagi,” tuturnya.

Sementara itu perwakilan Pemkab Kukar, Kasubang Pengadaan Barang dan Jasa, Bagian Layanan Pengadaan (BLP) Setkab Kukar, Rahman Hakim mengatakan, perencanaan sudah masuk bulan maret 2021.

“Sistem pelayanan pengadaan sudah terintegrasi, tidak ada yang memperlambat, sudah ketahuan tahapannya. Mudah-mudahan dalam waktu sudah bisa dilelang pengerjaannya,” ungkapnya. (dan)

Editor: Lukman Maulana

Comments

BERITA TERBARU

To Top