POLITIK

Wakil Rakyat Kaltim Harap Peningkatan PAD Melalui Balai Benih Ikan

Anggota DPRD Kaltim Dapil Kukar Baharuddin Demmu Saat Mengunjugi BBI Tirtamina. (Foto: Istimewa)

KUTAI KARTANEGARA, Kate.id – Anggota DPRD Kaltim Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Baharuddin Demmu berharap Balai Benih Ikan (BBI) Tirtamina di Tenggarong Seberang dapat menyumbang peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Legislator dari Fraksi PAN tersebut berujar, BBI merupakan salah satu target yang tertuang di dalam RPJMD Kabupaten Kukar. Agar BBI dapat menyumbang pada PAD.

Untuk itu pula, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar menginginkan adanya koordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim dalam rangka pengendalian BBI Tirtamina.

“Berharap BBI betul-betul ke depannya menghasilkan benih-benih ikan apalagi dengan rencana Ibukota Negara (IKN). Makin banyak orang yang datang juga makin banyak kebutuhan ikan,” terang Bahar yang juga Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim tersebut melalui sambungan telepon pada Senin (10/5/2021).

Selain itu, hasil benih ikan dari BBI Tirtamina diharapkan menghasilkan indukan-indukan ikan yang unggul. Apalagi dalam rangka pemijahan, Bahar ingin ikan-ikan yang dihasilkan nantinya memang baik semua.

“Kelompok Budidaya Perikanan (Pokdakan) nanti akan disuplai, baik yang di Sungai Mahakam, maupun yang tidak berada di sungai dan tersebar di Kukar. Selama ini banyak kendala bibit karena kebanyakan disuplai dari luar. Harapannya BBI Tirtamina bisa menjadi sentral pengadaan bibit-bibit ikan lele, patin, nila, dan ikan mas,” urainya.

Kendati demikian, Bahar mengaku masih ada beberapa persoalan yang harus dibenahi. Terutama permasalahan sarana prasarana BBI dan kurangnya indukan ikan yang akan berdampak pada kekurangan benih ikan. Saat ini, BBI juga belum mampu menyediakan bibit untuk kebutuhan-kebutuhan nelayan pembudidaya ikan.

“Jadi selama ini ada kendala yang dihadapi oleh balai benih. Pertama itu kendalanya paritnya, air pemasukan dan pengeluaran itu lebih tinggi daripada kolam. Jadi kalau air pasang atau turun ya di kolam itu tidak habis air karena lebih tinggi air pembuangannya,” ungkap mantan Wakil Ketua DPRD Kukar itu.

Saat ini, sarana kolam pemijahan ikan di BBI Tirtamina ada 16 kolam. Namun kondisinya sudah banyak yang bocor. Melihat masalah itu pun Bahar ingin ke depan ada anggaran untuk rehab kolam yang bocor tersebut.

Oleh karenanya, ketika kolam bisa dimanfaatkan untuk pemijahan, BBI Tirtamina diharapkan meningkatkan kembali produksi indukan dan benih-benih ikan dalam rangka memprioritaskan peningkatan PAD.

“Harapan kami Dinas Perikanan Provinsi Kaltim bisa membantu juga kawan-kawan di Kukar. Kan itu wilayah Kaltim dan sama-sama melihat skala prioritas kalau itu yang harus dipenuhi. Dan enggak ada salahnya juga saling dukung antara Pemkab dan Pemprov,” tandasnya. (fer)

Editor: Lukman Maulana

Comments

BERITA TERBARU

To Top