METROPOLIS

Pemkab Kutai Kartanegara Ajak Milenial Garap Pertanian

Peninjauan lokasi cadangan pangan di Tanjung Batu oleh Gubernur Kaltim Isran Noor. (Foto: Dan/Kate.id)

KUTAI KARTANEGARA, Kate.id – Demi mencegah krisis jumlah petani di Kutai Kartanegata (Kukar), pemerintah kabupaten (pemkab) mengajak anak muda untuk menggarap sektor pertanian. Karena saat ini Pemkab Kukar konsentrasi pengembangan sektor pertanian dan pariwisata.

“Kami sudah motivasi kaum milenial di kecamatan-kecamatan, agar mau menjadi petani muda,” ungkap Sekda Sunggono, saat menemani Gubernur Kaltim Isran Noor, meninjau lokasi cadangan pangan di Desa Tanjung Batu Kecamatan Tenggarong Seberang.

Saat ini, dari total penduduk Kukar sebanyak 47 persen berprofesi sebagai petani. Dan sektor pertanian penyumbang PDRB Kukar sebanyak 38,8 persen. Saat ini Pemkab Kukar sedang menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar periode 2021-2026.

“Di RPJMD Kukar, kami fokus terhadap pengembangan pertanian dalam arti luas, ” ucap Sunggono.

Pemkab Kukar sangat mengapresiasi lahan cadangan pangan di Tanjung Batu, inisiatif dari Kodim 0906 Tenggarong. Petani Tanjung Batu harus punya peran di kawasan strategis tersebut, dan ini bisa dimanajemeni dengan baik.

“Pemkab siap berkoordinasi bersama TNI, untuk menggarap potensi cadangan pangan di kecamatan lainnya,” jelasnya.

Sekda Sunggono menambahkan, saat ini Pemkab Kukar sudah memetakan lahan potensi pengembangan pangan dalam jumlah yang luas. Dan itu tersebar di Kecamatan Sebulu, Muara Kaman, Tenggarong Seberang, Loa Kulu dan Loa Janan.

“Mudah-mudahan Kukar ada tambahan petani muda, guna menggarap lahan pertanian potensial yang ada di Kukar, ” jelasnya.

Sementara itu Gubernur Isran berpesan agar lahan cadangan pangan strategis yang ada di Tanjung batu bisa digarap maksimal dan bisa menyejahterakan masyarakat.

“Masyarakat lokal harus terlibat menggarap ini. Kita harus bangga punya lahan cadangan pangan dengan luas 400 hektare, demi memajukan pertanian di Kaltim,” paparnya. (dan)

Editor: Lukman Maulana

Comments

POPULER

To Top