POLITIK

Wakil Rakyat Kaltim Komitmen Bantu Pokdakan Salurkan Pakan Ikan

Anggota DPRD Kaltim Dapil Kukar Baharuddin Demmu Menyambangi Pokdakan di Loa Kulu. (Foto: Istimewa)

KUTAI KARTANEGARA, Kate.id – Anggota DPRD Kaltim Dapil Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Baharuddin Demmu berkomitmen membantu menyalurkan bantuan pakan ikan untuk nelayan di Kelompok Budidaya Perikanan (Pokdakan). Yang berada di Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kukar.

Pasalnya saat ia menyambangi keramba ikan milik beberapa Pokdakan, Bahar menerima keluhan tentang mahalnya harga pakan ikan.

Legislator dari Fraksi PAN tersebut telah menyambangi empat Pokdakan, salah satunya Pokdakan Maju Jaya di Loa Kulu. Semenjak dilanda pandemi Covid-19, Bahar membeberkan jika para nelayan pembudidaya ikan sampai ada yang kerambanya tidak terisi.

Sesuai dengan aduan para nelayan, hal ini disebabkan harga pakan ikan terus beranjak naik. Sedangkan harga jual ikan malah cenderung menurun.

“Kalau seharga segitu sebenarnya mereka tidak ada untung, jadi idealnya harga jual ikan Rp 30 ribu sampi Rp 31 ribu. Itulah yang membuat Pokdakan ini tidak mengisi keramaba-kerambanya yang di sungai. Yang bertahan ini adalah para pembudidaya ikan skala besar karena bisa langsung mendatangkan pakan dari pabrik,” ungkap legislator dua periode tersebut, Ahad (25/4/2021).

Dari permasalahan itulah yang membuat pembudidaya ikan di keramba mengalami kesusahan. Dengan situasi seperti itu, Bahar mengakui jika para nelayan budidaya lama-lama bisa gulung tikar.

“Karena memang pembeli tidak seramai dahulu. Jadi mereka sebagian ada membawa ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Samarinda, tetapi agak rendah harganya, terus biaya antarnya besar,” bebernya.

Adapun dari permasalahan itu, Bahar berkomitmen akan membantu para Pokdakan dengan melewati proses alur penganggaran yang terprogram didalam sistem SIPD. Namun dia masih mendapatkan laporan jika ada beberapa usulan kelompok nelayan yang belum diterima. Sehingga ke depan Bahar meminta kepada para penyuluh perikanan agar para nelayan tersebut dibuatkan usulan terlebih dahulu.

“Nanti akan saya masukan ke SIPD saya. Mudah-mudahan untuk pembahasan berikutnya kita sudah bisa membantu meringankan beban jangka pendek mereka. Kenapa? Karena kebutuhannya ini kan pakan. Kalau itu misalnya dibantu secara gratis nanti hasil ini bisa mereka pakai buat modal,” harapnya.

Bahar juga mendorong pemerintah memikirkan solusi jangka panjang dari permasalahan ini. Untuk solusinya yakni para Pokdakan dibentukkan koperasi. Sehingga ada yang menampung hasil ikan mereka dan koperasilah yang akan menjualnya.

“Pemerintah harus turun ke bawah, minimal carikan pasarnya. Karena pasar-pasar mereka beralih ke keramba yang besar, karena harganya lebih murah. Kan kasian mereka. Jadi mereka jangan dibiarkan sendiri. Saya berharap kepada pemerintah agar para pembudidaya ini dicarikan jalan keluarnya, karena lama-lama mereka gulung tikar dan mereka tidak punya sumber penghasilan selain dari budidaya ikan,” pungkasnya. (fer)

Editor: Lukman Maulana

Comments

BERITA TERBARU

To Top