POLITIK

Legislator Soroti Infrastruktur Jalan di Kaltim yang Cepat Rusak

Suasana RDP Pansus LKPJ DPRD Kaltim. (Foto: Istimewa)

SAMARINDA, Kate.id – Anggota Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRD Kaltim Sutomo Jabir memebeberkan terkait masalah banyaknya infrastruktur jalan yang cepat mengalami kerusakan.

Sutomo mengungkapkan hal itu saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Pansus LKPJ Gubernur Kaltim tahun 2020 bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tingkat Provinsi, yakni BPKAD, BPBD dan Dinas Lingkungan Hidup.

Kegiatan RDP yang berlangsung dari tanggal 22 hingga 23 April 2020 silam itu turut membahas pencapaian program dan kegiatan prioritas pada perangkat daerah dalam LKPJ Gubernur Kaltim tahun 2020.

Dikatakan Sutomo, infrastruktur jalan yang sudah dibangun malah cepat mengalami kerusakan akibat aktivitas kendaraan besar yang tidak sesuai dengan spesifikasi jalan.

Terlebih dia menyoroti banyaknya aktivitas truk pengangkut batu bara yang malah menggunakan jalan umum.

“Hampir semua anggota pansus menyoroti infrastruktur jalan yang dibangun tapi akhirnya cepat rusak karena banyak kendaraan yang kapasitas besar yang lewat seperti yang mengangkut alat berat dan batu bara,” ungkap Sutomo, Jumat (23/4/2021).

Di hadapan OPD yang hadir dalam RDP tersebut, Sutomo juga turut mengkritisi terjadinya ketimpangan pembangunan di 2020 lalu. Lebih jelasnya, dia mencontohkan ketimpangan pembangunan antara wilayah pelosok dan perkotaan.

“Justru terjadi ketimpangan pembangunan ditandai dengan bertambah besarnya index gini ratio dari O,33 menjadi 0,335 artinya semakin terjadi kesenjangan pembangunan di kaltim,” urainya.

Oleh karena itu, untuk menindaklanjuti permasalahan pembangunan, ke depan pihaknya akan lebih mendalami dahulu sejumlah indikator yang terdapat didalam LPKJ Gubernur Kaltim tahun 2020.

“Kami pelajari regulasinya, makanya kami undang juga dinas perhubungan. Nanti dibahas dan disinkronkan dengan target RPJMD sebagai indikator penilaian,” tandas Ketua PKB Berau tersebut. (fer)

Editor: Lukman Maulana

Comments

BERITA TERBARU

To Top