FILM

Film Buatan Sutradara Tiongkok Jadi yang Terbaik di Oscar 2021

Cuplikan film 'Nomadland'. (Foto: Searchlight pictures)

FILM ‘Nomadland’ yang mengisahkan era resesi tentang komunitas penghuni van di Amerika Barat berhasil memenangi piala bergengsi Oscar 2021 untuk kategori film terbaik, Ahad (25/4/2021) waktu setempat. Film ini dibintangi Frances McDormand, peraih aktris terbaik Oscar tahun ini, sebagai janda dari kota Nevada yang mengubah mobil van jadi rumah berjalan dan berkelana mencari pekerjaan dan berteman seiring perjalanan berlangsung.

Dibuat oleh sutradara Tiongkok Chloe Zhao yang juga jadi sutradara terbaik, ‘Nomadland’ sejauh ini memang dijagokan menang di malam bergengsi Hollywood terlebih film ini memang sudah mendominasi penghargaan-penghargaan di ajang lain. Film ini diangkat dari buku nonfiksi 2017 karya Jessica Bruder dan menampilkan nomad asli sebagai pemeran pendukung.

‘Nomadland sukses menyingkirkan peraih nominasi film terbaik lainnya meliputi ‘The Trial of the Chicago 7’, ‘Mank’, ‘Promising Young Woman’, ‘Minari’, ‘Judas and the Black Messiah’, ‘The Father’, dan ‘Sound of Metal’. Namun kemenangan ‘Nomadland’ tidak bisa disaksikan langsung di Tiongkok. Acara nonton bareng yang digelar almamater Chloe Zhao di Tiongkok terhambat lantaran akses virtual private network (VPN) diblokir hampir dua jam.

Zhao adalah sutradara kelahiran Tiongkok yang menjadi perempuan Asia pertama peraih kategori sutradara terbaik dalam sejarah 93 tahun Academy Award. Sekira 30 orang berkumpul di bar kecil di The Bund, Shanghai, pukul 8 pagi waktu setempat, untuk mendukung Zhao dan menonton acara langsung lewat YouTube. Tapi acara yang diadakan alumni New York University baru bisa dimulai dua jam kemudian karena penyelenggara harus mengatasi agar layanan VPN bisa dipakai.

“Mereka memblokir VPN,” kata Ke yang menambahkan akun WeChat miliknya diblokir setelah dia menulis unggahan yang memuji Zhao. Banyak aplikasi Barat seperti YouTube tidak bisa diakses di Tiongkok di mana internet lokal betul-betul diawasi dan banyak konten disensor. (luk)

Editor: Lukman Maulana

Comments

BERITA TERBARU

To Top