POLITIK

DPRD Kaltim Terima Aduan Dugaan Penyelewengan Dana Pinjaman KUD

Ketua Komisi I DPRD Kaltim Jahidin. (Foto : Istimewa)

SAMARINDA, Kate.id – Ketua Komisi I DPRD Kaltim Jahidin menerima aduan tentang dugaan penyelewengan pinjaman salah satu Koperasi Unit Desa (KUD) oleh pengurus lama koperasi. Informasi tersebut diperoleh, saat Komisi I menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) beberapa waktu silam bersama pengurus baru KUD yang melaporkan kasus tersebut.

Diketahui, pengurus baru KUD mengadukan mengenai pinjaman oleh pengurus lama koperasi tanpa sepengetahuan anggota dengan memakai jaminan sertifikat milik anggota. Kasus bermula pada 2019 lalu. Saat melakukan pinjaman, pihak koperasi bekerja sama dengan salah satu perusahaan untuk mitra kerja sama perkebunan plasma kelapa sawit.

Jahidin mengungkapkan jika pinjaman ingin diteruskan ke pengurus baru, mestinya ada persetujuan dari pihak koperasi. Apalagi, pinjaman dilakukan tanpa diadakannya rapat bersama pengurus lama dan baru

“Ada 103 pemilik sertifikat serta-merta dialihkan ke BNI cabang Bontang tanpa persetujuan kepada pemilik sertifikat. Lalu cair pinjaman itu, jadi ini ada ranah korupsinya,” ungkap Jahidin, Kamis (15/4/2021).

Melihat kasus tersebut, Jahidin menegaskan jika pihak bank tidak boleh serta-merta mengizinkan adanya pencairan pinjaman jika tidak ada persetujuan dari pihak terkait.

“Kalau memang ada penyimpangan akan disidik langsung. Karena sejumlah anggota belum pernah menikmati hasil koperasi,” paparnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kuasa Hukum dari KUD Bumi Melan Subur Yulius Patanan mengatakan jika pihaknya meminta kepada pihak-pihak yang diadukan agar dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.

“Namun ada baiknya kita bicarakan secara kekeluargaan dahulu di DPRD Kaltim sebelum ada upaya hukum lebih lanjut. Pada prinsipnya seperti itu,” terang Yulius.

Dia berharap agar pertemuan selanjutnya bersama Komisi I DPRD Kaltim turut dihadiri oleh pihak-pihak terlapor.

“Karena koperasi bekerja sama dengan perusahaan, mau tidak mau pengurus lama pasti komunikasi dengan pengurus baru. Mudah-mudahan pertemuan selanjutnya pihak perusahaan juga datang,” pungkasnya. (fer)

Editor: Lukman Maulana

Comments

BERITA TERBARU

To Top