EKONOMI & BISNIS

UMKM dan Koperasi Diajak Susun Model Bisnis Industri Otomotif

Teten ajak pelaku UMKM dan koperasi susun model bisnis industri otomotif (foto: Hanni Sofia/antara)

CILEUNGSI, Kate.id – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengajak para pelaku UMKM dan koperasi khususnya yang bergerak sebagai pemasok suku cadang otomotif di Tanah Air untuk bersama pemerintah menyusun model bisnis pada industri otomotif.

Teten Masduki saat berkunjung ke PT Rekadaya Multi Adiprima di Cileungsi, Jawa Barat, Senin, mengatakan ke depan perlu dikembangkan model bisnis industri otomotif. Yang melibatkan para pelaku koperasi dan UKM termasuk mendukung terbentuknya iklim dan ekosistem di dalamnya.

“Saya berharap antara Pemerintah dengan para pemangku kepentingan terkait, dapat duduk bersama dalam sebuah working grup untuk mendisain model bisnis industri otomotif yang melibatkan koperasi dan UMKM,” kata Teten dikutip dari Kantor Berita Antara.

Menurut Teten, keterlibatan dan peran dunia usaha sangat diperlukan. Untuk memberikan masukan kepada pemerintah sebagai dasar penyusunan kebijakan.

“Kami akan melibatkan kementerian/lembaga termasuk Kemenperin di antaranya dalam working grup ini,” katanya.

Terlebih ekosistem industri otomotif sangat besar permintaannya mencapai Rp 400 triliun.

Di sisi lain ia mengapresiasi PT Rekadaya Multi Adiprima (RMA) yang melibatkan koperasi dalam memproduksi komponen otomotif dan banyak menggunakan bahan baku lokal, serat, dan limbah.

“Kami memerlukan masukan dan usulan-usulan yang lebih konkret dan lebih detail yang akan digunakan sebagai dasar untuk mengambil keputusan dan kami bisa sampaikan ke Presiden,” katanya.

Menteri Teten mengunjungi PT RMA sebagai plasma dari koperasi dan para pelaku UMKM yang memproduksi komponen otomotif sebagai salah satu upaya untuk menghimpun dan mewadahi masukan dari para pelaku usaha termasuk UMKM di bidang otomotif.

“Pemerintah berupaya mendorong UMKM agar terintegrasi dengan rantai pasok industri nasional bahkan global, karena saat ini baru 4,2 persen UMKM kita yang terhubung dengan rantai pasok global, kita ingin menambah dan mendorong UMKM yang masuk ke industri,” kata dia.

Pemerintah, sebut Teten, saat ini ingin mengejar ketertinggalan untuk menambah rasio jumlah wirausaha di Indonesia yang sampai saat ini masih di bawah empat persen. (luk)

Editor: Lukman Maulana

Comments

BERITA TERBARU

To Top