ADVERTORIAL

Tingkatkan PAD, Legislator Kaltim Andi Harahap Fokus Sosialisasikan Perda Pajak

Anggota DPRD Kaltim F- Golkar Andi Harahap (kedua kiri) melakukan kegiatan sosper di Desa Binuang Madan, Kab. PPU, Sabtu (10/4/2021).

PENAJAM PASER UTARA, Kate.id – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Andi Harahap mengatakan dalam rangka meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) maka ia akan fokus pada kegiatan sosialisasi peraturan daerah tentang pajak. 

Hal tersebut dikatakan Legislator Kaltim dari Fraksi Partai Golkar itu di sela-sela kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) Perda No. 1 Tahun 2019 tentang Pajak Daerah di Desa Binuang, Penajam Paser Utara, Sabtu (10/4/2021). Pada kegiatan tersebut, turut dihadiri Kepala UPTD Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (PPRD) Wilayah PPU Arifin sebagai narasumber. Selain itu hadir juga Kepala Desa Binuang Madan, dan Anggota DPRD Kabupaten PPU Saka Said, serta masyarakat. 

Dalam kesempatan tersebut, Andi Harahap menyebutkan tujuan utama dari kegiatan ini adalah dalam rangka optimalisasi penerimaan pajak daerah. Melalui membangun kepedulian dan kesadaran masyarakat agar taat membayar pajak. Karena, sambungnya, hasil dari pengelolaan pajak akan dikembalikan salah satunya melalui peningkatan sarana dan prasarana publik. 

“Ini sosialisasi yang ke tiga dan kenapa saya tetap masih mengangkat Perda tentang pajak agar masyarakat di berbagai tempat khususnya di pedesaan yang minim akses informasi bisa mengerti dan benar-benar faham,” kata wakil rakyat daerah pemilihan PPU dan Paser tersebut. 

Antusias masyarakat menghadiri kegiatan sosper Anggota DPRD Kaltim Andi Harahap di Desa Binuang Madan, Kabupaten Penajam Paser Utara, Sabtu (10/4/2021).

Ia berharap melalui momentum sosialisasi ini dapat menjawab keraguan dan berbagai pertanyaan masyarakat. Mulai dari proses pengumpulan, hingga penggunaan pajak terhadap peningkatan kesejahteraan rakyat. 

“Silahkan kepada masyarakat yang hadir untuk bertanya apa saja yang berkaitan dengan pajak daerah karena menghadirkan narasumber yang berkompeten yakni dari UPTD PPRD yang memang berkaitan langsung dengan pajak,” sebutnya. 

Kepala UPTD PPRD Wilayah PPU Arifin mengaku, kegiatan ini dinilai penting dan tepat sasaran karena berdasarkan data kesadaran masyarakat di pedesaan dalam membayar pajak masih cukup rendah. 

“Pajak kendaraan bermotor banyak yang belum taat. Kalau menurut pendapat Bapenda alasannya karena kondisi infrastruktur jalan yang kurang baik dan jarak tempuh yang lama membuat masyarakat enggan membayar pajak, disamping memang kurangnya pemahaman tentang tujuan dari pajak,” jelasnya. 

Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat, Bapenda mengadakan undian kepada objek pajak dengan sejumlah syarat setiap tahunnya dengan hadiah jutaan rupiah dan umroh. Salah satu syaratnya tidak pernah telat bayar pajak dalam beberapa tahun terakhir. 

“Tahun lalu sudah ada warga Penajam dan Sepaku yang menang undian. Adapun penyerahan hadiah langsung oleh Gubernur Kaltim Bapak Isran Noor dan dipublikasikan sebagai bukti bahwa memang benar adanya sekaligus sebagai motivasi bagi masyarakat luas,” tutupnya. (bar)

Editor: Sandy Hidayat

Comments

BERITA TERBARU

To Top