METROPOLIS

Sambut Ramadan, Bupati Kutai Kartanegara Keluarkan Edaran Pembatasan Aktivitas

Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah.

KUTAI KARTANEGARA, Kate.id – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah mengeluarkan Surat Edaran Tentang Pembatasan Aktivitas Warga dalam Menyambut Bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri. Serta menerbitkan surat edaran terkait Panduan Ibadah Ramadan dan Idulfitri 2021 atau 1442 Hijriah.

“Surat Edaran ini bertujuan untuk memberikan panduan beribadah yang sejalan dengan protokol kesehatan, sekaligus untuk mencegah, mengurangi penyebaran dan melindungi masyarakat dari risiko Covid-19,” kata Edi, Kamis (8/4/2021).

Dijelaskan, surat edaran ini melingkupi berbagai kegiatan ibadah yang disyariatkan dalam bulan Ramadan dan Idulfitri dilakukan bersama-sama atau melibatkan banyak orang. Dengan mempertimbangkan Surat Edaran Menteri Agama Nomor 03 tahun 2021 tanggal 5 April 2021 tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1442 H / 2021.

“Serta upaya pencegahan dan percepatan penanganan dalam kondisi masih pandemi Covid-19 di Kabupaten Kutai Kartanegara,” kata Edi.

Dalam surat edaran tersebut terdapat sembilan poin. Di antaranya Pemkab Kukar menutup dan melarang seluruh aktivitas tempat hiburan/karaoke/kebugaran/ketangkasan dan usaha sejenis selama Ramadan.

Pemkab menghimbau agar menghormati umat Islam yang sedang melaksanakan ibadah puasa dengan pembatasan aktivitas makan dan minum pada siang hari (waktu berpuasa) di lokasi restoran/rumah makan, angkringan, cafe, dan Pedagang Kaki Lima (PKL).

“Penjualan makanan dan minuman diutamakan dengan cara dibungkus/dibawa pulang ke rumah (take away)” ujar Edi.

Pembatasan aktivitas dan penegakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 pada pelaksanaan ibadah selama Ramadan diterapkan, di antaranya pelaksanaan sahur dan buka puasa dianjurkan dilakukan secara individu atau bersama keluarga inti di rumah masing-masing. Dilarang melakukan sahur on the road.

Kemudian dalam hal buka puasa bersama di rumah ibadah atau rumah makan atau tempat lain wajib mematuhi protokol kesehatan secara ketat dan pembatasan jumlah kehadiran maksimal 50 % dari kapasitas ruangan/tempat dan menghindari kerumunan yang berpotensi terjadinya penularan Covid-19.

Berikutnya, pelaksanaan rangkaian ibadah selama bulan Ramadan di masa pandemi Covid-19 lebih utama dilaksanakan secara individu atau keluarga inti di rumah masing-masing. Pembatasan aktivitas pelaksanaan ibadah yang diselenggarakan secara berjemaah/tatap muka di masjid/langgar/Musala wajib membatasi jumlah jemaah yang dapat mengikuti kegiatan ibadah maksimal 50 % dari kapasitas dan menerapkan protokol kesehatan.

Untuk pembatasan aktivitas dan penegakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, Pemerintah Kabupaten/Kecamatan/Kelurahan/Desa tidak memfasilitasi dan tidak mengizinkan penyediaan Pasar Ramadan secara terpusat.

Pelaksanaan Pasar Ramadan diperbolehkan di area terbatas pada lingkungan tempat tinggal masing-masing. Pembatasan aktifitas pada Pasar Ramadhan dengan wajib memperhatikan dan menerapkan Protokol Kesehatan.

Adapun pembatasan aktivitas dan penegakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 terhadap kegiatan menyambut Idulfitri, seluruh ASN dan masyarakat Kukar dilarang bepergian ke luar daerah dan/atau mudik, serta larangan penggunaan fasilitas kedinasan.

Pelaksanaan Gema Takbiran dalam rangka menyambut malam Idulfitri diselenggarakan di masjid/langgar/musala dan atau di rumah masing-masing tanpa turun ke jalanan (larangan takbiran keliling) dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yaitu pembatasan jumlah jemaah, menggunakan masker, menjaga jarak fisik, menjaga kebersihan tangan/diri dalam lingkungan tempat ibadah.

Pelaksanaan salat Idulfitri tetap dianjurkan di rumah masing-masing karena pelaksanaan ibadah di luar rumah berpotensi terjadinya kerumunan dan penularan Covid-19.

Pelaksanaan salat Idulfitri 1 Syawal yang diselenggarakan secara berjemaah/tatap muka di masjid atau lapangan wajib membatasi jumlah jemaah yang dapat mengikuti kegiatan ibadah maksimal 50 % dari kapasitas masjid atau lapangan serta menerapkan protokol kesehatan. (lan)

Editor: Lukman Maulana

Comments

BERITA TERBARU

To Top