POLITIK

Wakil Rakyat Kaltim Harapkan Transparansi dalam Seleksi Dirut Perusda

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim Baharuddin Demmu. (Foto: Ferry/Kate.id)

SAMARINDA, Kate.id – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim Baharuddin Demmu menyebut Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim tidak transparan dalam menyelenggarakan proses seleksi Direksi Perusahaan Daerah (Perusda). Sebab menurut Bahar, saat ini publik tidak bisa menilai secara transparan jalannya proses rekrutmen dan penjaringan Dirut Perusda.

Seperti contohnya saat Komisi II menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Biro Hukum Pemprov Kaltim. Bahar merasa kecewa karena dari pihak Pemprov Kaltim tidak memublikasikan data Curriculum Vitae (CV) calon Dirut Perusda kepada Komisi II.

“Sehingga yang membuat kami sedikit kecewa pada saat kami meminta CV. Harapan ini kan sebenarnya harapan rakyat Kaltim, sehingga kami di Komisi II harapan terbesarnya adalah tidak ada hal yang tidak dipublikasikan,” tegas Bahar saat dijumpai seusai RDP, Senin (5/4/2021).

Lanjut Bahar, Pemprov Kaltim sendiri baru akan memberikan data CV calon Direksi Perusda tersebut jika perwakilan dewan yang memintanya sendiri ke Kantor Pemprov Kaltim.

“Saya hanya minta, tetapi kami atau staf yang harus ke sana, tidak itu yang saya maksud. Tetapi maksudnya tim seleksi (timsel) itu yang memublikasikan sendiri,” ungkapnya.

Bahar meminta adanya keterbukaan data CV calon Direksi Perusda dimaksud agar publik bisa menilai secara transparan jalannya proses rekrutmen. Oleh sebab itu, secara tegas Bahar memberikan waktu kepada Pemprov Kaltim maksimal dua hari ke depan untuk membuka data CV calon Direksi Perusda tersebut ke ranah publik.

“Perusda ini tidak boleh lagi menjadi mainan. Tidak boleh lagi menjadi hal-hal yang tidak transparan. Sehingga nanti harapannya kedepan pada petinggi-petinggi perusda yang terpilih tidak lagi menjadi orang yang tidak terbuka,” paparnya.

Adapun dari permasalahan itu, Komisi II ingin melakukan fungsi pengawasan proses seleksi calon Dirut Perusda, agar proses tersebut dilakukan secara transparan. Terlebih Bahar berharap jika Perusda di Kaltim harus berbenah agar dapat memberikan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Bagi kami di Komisi II, yang penting itu karena Perusda menggunakan dana publik harus transparan. Ini kita benahi bersama, kami ingin Perusda bisa memberikan PAD yang besar kedepannya,” harap Bahar.

Dalam kesempatan yang serupa, Kepala Biro (Kabiro) Hukum Pemprov Kaltim M Nazrin mengatakan jika pihaknya masih menjalankan proses seleksi calon Direksi Perusda. Dikatakan Nazrin, saat ini proses seleksi sudah masuk kedalam tahap penilaian hasil dari tes asesmen dan tes kejiwaan.

“Sesuai dengan jadwalnya, mereka juga akan menyerahkan dokumen makalahnya. Setelah ini akan ada tes lanjutan,” sebut Nazrin.

Untuk perkembangan terkini, Nazrin memaparkan sudah ada calon Direksi yang gugur dalam proses seleksi administrasi dan tes kejiwaan.

“Bagi yang gugur nanti masih perlu dibicarakan lagi. Pastinya ada, tapi harus dibicarakan dengan pimpijan. Informasi yang mendaftar kemarin ada 176 orang. Ada yang gugurr di administrasi dan tes kejiwaan,” pungkasnya. (fer)

Editor: Lukman Maulana

Comments

BERITA TERBARU

To Top