METROPOLIS

Wagub Sebut Membangun Kaltim Harus Kerja Keras

Wagub Kaltim Hadi Mulyadi. (Foto: Riyandi/Humasprov Kaltim)

SAMARINDA, Kate.id – Membangun Kaltim harus dengan bekerja keras. Hal ini disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim Hadi Mulyadi saat membuka Forum Perangkat Daerah 2021 Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR dan Pera) Kaltim.

Forum ini dalam rangka penyusunan rencana strategis (Renstra) Perubahan Tahun 2019-2023 dan Rencana Kerja (Renja) Dinas PUPR Kaltim Tahun 2022, di Ballroom Hotel Mercure Samarinda, Rabu (7/4/2021).

Dikutip dari siaran Pemprov Kaltim, menurut Hadi banyak program strategis yang direncanakan Pemprov Kaltim melalui PUPR Pera agar semua itu bisa dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Karena itu, jajaran PUPR diminta menanamkan motivasi untuk selalu semangat bekerja keras menyukseskan program Gubernur dan Wagub Kaltim.

“Hal ini penting, agar semua yang dikerjakan pemerintah provinsi tepat sasaran dan bermanfaat. Maka, diperlukan kerja keras membangun Kaltim. Teknisnya, jajaran PUPR Pera yang lebih tahu,” sebut Hadi Mulyadi didampingi Kadis PUPR Pera Kaltim AM Fitra Firnanda.

Hadi menjelaskan, kerja keras ini penting. Karena, tanpa kerja keras, maka program yang dicita-citakan Gubernur Isran Noor maupun masyarakat Kaltim tak akan tercapai.

Selain kerja keras, tulus ikhlas bekerja. Kemudian, mencintai pekerjaan serta berdoa atas setiap pekerjaan yang dilakukan selama ini sangatlah diperlukan.

“Jadi, semua saling berkaitan. Kami minta, apa yang diinginkan Gubernur maupun Wagub Kaltim dapat diperhatikan dengan baik. Makanya, pelaksanaan Diskusi Forum Perangkat Daerah ini diperlukan,” jelasnya.

Kadis PUPR Pera Kaltim AM Fitra Firnanda mengatakan, motivasi Wagub Hadi dapat meningkatkan semangat jajaran PUPR Pera Kaltim.

“Melalui motivasi ini, PUPR Pera siap berkomunikasi ke seluruh pihak dalam menyukseskan program unggulan Gubernur dan Wagub Kaltim,” jelasnya.

Hadir sejumlah seluruh pejabat Eselon III dan IV di lingkungan Dinas PUPR Pera Kaltim. (lan)

Editor: Lukman Maulana

Comments

BERITA TERBARU

To Top