POLITIK

DPRD Kaltim Resmi Bentuk Pansus LKPJ Gubernur 2020

Gelaran Rapat paripurna ke-7 di Kantor DPRD Kaltim. (Foto: Istimewa)

SAMARINDA, Kate.id – DPRD resmi membentuk Panitia Khusus (Pansus) guna mendalami Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim untuk tahun anggaran 2020.

Pembentukan pansus bertujuan mengevaluasi LKPj yang ada. Dalam pelaksanaannya, pansus diketuai Andi Harahap dan Rusman Ya’qub bertugas sebagai wakil ketua.

Selebihnya, Pansus LKPJ tersebut beranggotakan Hasanuddin Mas’ud, Salehuddin, Baba, Edy Sunardi, Agiel Suwarno, Bagus Susetyo, Ekti Imanuel, Nasiruddin, Sutomo Jabir, Syafruddin, Harun Al-Rasyid, Saefuddin Zuhri, serta Andi Faisal Assegaf.

Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK mengatakan, penyampaian LKPj oleh Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi masih memiliki beberapa catatan.

“Dari yang saya tangkap berjalan dengan baik. Meskipun ada beberapa catatan, kami harus memahami ada keterbatasan karena Covid-19,” jelas Makmur pada Senin (29/3/2021).

Dilanjutkan Makmur, Pansus LKPj akan berkaitan erat dengan Pansus Inventarisasi Aset Daerah. Sehingga dia berharap jika Pansus akan bekerja maksimal untuk mengevaluasi kinerja Pemprov Kaltim.

“Semoga kami bisa bekerja secara maksimal selama 30 hari. Kami akan evaluasi kinerja Pemprov. Apalagi ada persoalan infrastruktur dan ekonomi,” harap mantan Bupati Berau tersebut.

Mewakili gubernur, Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi menyampaikan beberapa poin yang ada di LKPj. Salah satunya Hadi menyampaikan terkait peningkatan angka kemiskinan di Kaltim sebesar 1 persen, yang semula berada di angka 5,94 persen dan kini meningkat di 6,64 persen.

“Hal ini terjadi karena sebagian sektor perekonomian terhenti akibat pandemi Covid-19. Angka tersebut masih terbilang rendah dibandingkan dengan angka nasional,” pungkas Hadi. (fer)

Editor: Lukman Maulana

Comments

BERITA TERBARU

To Top