POLITIK

DPRD Kutai Kartanegara Gelar RDP, Bahas Pengembangan Usaha Perusda

Suasana RDP membahas pengembangan usaha perusda MGRM. (Foto: Dan/Kate.id)

KUTAI KARTANEGARA, Kate.id – Kamis (25/3/2021) siang, DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) melalui panitia khusus (Pansus) Raperda perubahan pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Mahakam Gerbang Raja Migas (MGRM) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP). RDP digelar bersama Pemkab Kukar dan Manajemen MGRM.

RDP membahas isi Raperda yang menyebut MGRM akan diubah statusnya menjadi perseroan terbatas (PT).

Ketua Pansus Jumarin Thripada mengatakan, MGRM saat ini hanya fokus mengelola keuntungan Participating Interest (PI) blok Mahakam sebesar 10 persen tersebut. Namun belum sesuai yang kita harapkan, sumbangsih Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih minim.

“Kukar belum bisa menikmati perjuangan PI, ini kamk terus evaluasi kinerja MGRM,” ucap politisi dapil Muara Jawa, Samboja dan Sangasanga ini.

Anggota pansus lainnya, Saparuddin berkomentar, dirinya selaku anggota Pansus belum mendapatkan profil lengkap MGRM. Agar bisa dipelajari secara mendalam.

“Yang kami sayangkan, MGRM tidak transparan dalam pengelolaan fee PI. Ke depannya MGRM harus transparansi kepada DPRD, ” ucap politisi PKS tersebut.

Mewakili manajemen MGRM, Manager HRD Wahyudi menyambut baik RDP kali ini, untuk mengawasi kinerja MGRM. Wahyudi menyampaikan, manajemen MGRM yang baru, berjanji akan membenahi perusahaan.

“MGRM ke depannya akan lebih baik,” ucap Wahyudi.

Dia juga sangat senang jika MGRM berubah menjadi PT. Kewenangannya pengembangan bisnisnya jadi lebih luas. Bukan hanya urus energi, tetapi bisa juga urus bisnis pangan.

“Kalau sudah menjadi PT, berbagai usaha bisa kita masuki. Kami berharap, bisa saling mengingatkan satu sama lain, demi kemajuan Perusda. Intensitas pertemuan dengan Pemkab selaku pemilik modal akan diintenskan, ” tegas Wahyudi. (dan)

Editor: Lukman Maulana

Comments

BERITA TERBARU

To Top