POLITIK

Sosialisasi Perda, Legislator PAN Kaltim Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Pajak

Kegiatan Sosialisasi Perda Anggota Komisi III DPRD Kaltim M Nasiruddin. (Foto: Ferry/Kate.id)

SAMARINDA, Kate.id – Anggota DPRD Kaltim M Nasiruddin mendorong pemerintah melalui Dirjen Pajak untuk meningkatkan kualitas pelayanan pembayaran pajak bagi masyarakat.

Legislator Fraksi PAN tersebut menyampaikan dalam kegiatan perdana Sosialisasi dan Penyebarluasan (Sosper) Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas Perubahan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Kaltim Nomor 1 Tahun 2011 tentang Pajak Daerah di Balai Desa Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur (Kutim).

“Persoalan pajak ini yang menjadi perhatian utama masyarakat ini sebenarnya pelayanan pajak. Masyarakat banyak yang taat terhadap pajak tetapi pelayanannya yang masih kurang maksimal,” jelas Nasir sapaan akrabnya, Jum’at (5/3/2021).

“Ini kita berharap juga ke depannya penyelenggara pajak khususnya Dirjen Pajak itu betul-betul bisa menyiapkan sarana dan pra sarana untuk masyarakat yang membayar pajak ini,” urainya.

Terkhusus di Kabupaten Kutim yang memiliki 18 kecamatan, Nasir meneruskan jika melihat letak geografis antar kecamatan di Kutim masih cukup jauh. Bahkan ada yang ditempuh sampai berjam-jam lamanya agar masyarakat bisa membayar pajak ke pusat kabupaten.

“Memang betul ada dari Dirjen Pajak yang memberikan pelayanan-pelayanan tetapi sifatnya temporer. Walaupun ada tetapi tidak terlalu maksimal. Kami berharap adanya pola-pola lain yang harus dilakukan oleh Dirjen Pajak,” lanjut Nasir.

Terkait kegiatan Sosper perdana ini, Nasir menilai jika dari sosialisasi tersebut diperlukan masyarakat. Karena dirinya melihat dari sekian banyak Perda yang sudah dibuat oleh Pemprov Kaltim masih belum sampai ke bawah.

“Artinya memang banyak yang belum terlalu paham mengenai apa fungsi Perda ini, terus penerapannya seperti apa, kombinasinya seperti apa. Nah inilah tujuannya kenapa di DPRD Kaltim mengadakan sosialisasi. Kami berharap ke depannya sosper ini betul-betul mengena ke masyarakat,” harapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Warkatun Najidah selaku narasumber dalam kegiatan Sosper tersebut mengatakan bahwa Sosper merupakan sebuah kebijakan dan kegiatan yang harus dilakukan. Dikarenakan dirinya melihat jika Perda itu sudah susah payah dibuat pemerintah.

“Saya pikir ini juga menjadi tanggung jawab pembuat Perda itu untum menyosialisasikan agar masyarakat itu mengerti,” sebut Najidah yang merupakan akademisi Fakultas Hukum Unmul tersebut.

Senada dengan Nasir, Najidah juga mengatakan jika hal yang paling dikeluhkan masyarakat adalah bagaimana memudahkan mereka untuk bisa membayar pajak. Selain itu, menurutnya dengan adanya elektronik sistem yang hari ini mempermudah pun tidak semua masyarakat bisa menjangkau akan hal itu, terutama masyarakat yang ada di pedalaman Kutim.

“Jadi hari ini kalau kita mau pajaknya itu maksimal, masyarakat sudah banyak dilakukan sosialisasi. Dan insyaallah ada kesadaran penuh,” tandas Anggota Komisi III DPRD Kaltim tersebut. (fer)

Editor: Lukman Maulana

Comments

BERITA TERBARU

To Top