POLITIK

DPRD Kutai Kartanegara Fasilitasi Eks Karyawan Perusahaan Tuntut Pembayaran Gaji

Eks Karyawan PT KDC, yang mengadukan nasibnya ke DPRD Kukar, karena gajinya belum dibayarkan perusahaan. (Foto: Hik/Kate.id)

KUTAI KARTANEGARA, Kate.id – DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) mendapat aduan dari Eks karyawan PT Kaltim Diamond Coal (KDC) operasional Muara Badak-Marang Kayu. Aduan terkait belum dibayarkan gajinya selama tujuh bulan.

DPRD Kukar memfasilitasi pertemuan antara Eks karyawan dengan manajemen PT KDC, Senin (22/2/2021) di ruang Komisi I DPRD Kukar. Pertemuan tersebut, dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I Supriyadi dan anggota lainnya Johansyah.

Kuasa Hukum eks karyawan Supardi mengatakan, dirinya mendapatkan kuasa dari 58 orang mantan karyawan KDC. Yang gajinya belum dibayarkan periode Februari-Agustus 2020. Bukan hanya gaji, Tunjangan Hari Raya (THR) dan BPJS kesehatan dan tenaga kerja juga belum dibayarkan sampai sekarang.

“Sudah kami hitung, hak karyawan yang harus dibayarkan KDC berjumlah Rp 2,4 Miliar, ” ucap Supardi.

Perwakilan PT KDC Deputy Projek, Puja membenarkan, perusahaan masih punya tunggakan, membayar hak karyawan yang 58 orang saja. Hampir seluruh karyawan KDC belum dibayarkan haknya. Karena kondisi perusahan juga mengalami masalah.

“Masalahnya, di saat masuk pandemi Covid-19 sekira Februari 2020, tidak ada yang mau beli batu bara. Selain itu, harga batu bara saat itu juga alami penurunan,” kata Puja.

Pihak perusahaan menurut Puja, berkomitmen ingin membayarkan hak karyawan dan menjadi prioritas kerja perusahaan. Perusahaan berpikir untuk menyelesaikan masalah tersebut, dengan mencari pinjaman dengan investor atau pihak ketiga.

“Ada juga, kontrak pembelian masuk di Maret 2021 nanti, kalau kontraknya sampai 100 Ribu ton, maka hasil penjualan, akan kami cicil pembayaran gaji dulu, ” tegasnya.

Ketua Komisi I Supriyadi berkomentar, saat memimpin rapat tersebut, memastikan rapat kali ini belum ada solusi. Makanya akan dijadwalkan kembali rapat kedua, terkait nasib pembayaran gaji eks karyawan tersebut, dengan memanggil pimpinan tinggi PT KDC. Agar selaku owner, bisa bertanggung jawab terhadap persoalan tersebut.

“Di rapat kedua nanti, diharapkan sudah ada kepastian pembayaran hak para karyawan, kalau ini berlarut-larut, kasihan keluarga karyawan tersebut butuh makan,” ucap Supri, yang juga Ketua PAN Kukar ini. (hik)

Editor: Lukman Maulana

Comments

BERITA TERBARU

To Top