METROPOLIS

Kaltim Catat Ekspor Rp 428 Miliar di Tengah Pandemi

Kepala Disperindagkop UKM Kaltim Yadi Robyan Noor. (Foto: Humasprov Kaltim)

SAMARINDA, Kate.id – Sepanjang 2020 di tengah pandemi yang masih mengancam dunia, UKM Kaltim tetap sukses melakukan ekspor. Ekspor tercatat mencapai Rp 428 miliar.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) dan UKM Provinsi Kaltim HM Yadi Robyan Noor mengungkapkan, ekspor UKM yang memanfaatkan fasilitas IPSKA (Instansi Penerbit Surat Keterangan Asal) sepanjang tahun 2020 terdapat 15 UKM. Total ekspornya tak main-main, Rp 428,2 miliar.

“Patut kita apresiasi, sebab meski pandemi, UKM kita masih tetap bisa menembus pasar ekspor,” kata Roby, Rabu (3/2/2021).

Komoditas yang diekspor meliputi olahan kayu dengan negara tujuan Singapura, Jepang, Korea Selatan, Tiongkok, Taiwan, Jerman, Italia, Belanda, Islandia, Afrika Selatan dan Amerika Serikat.

Lidi nipah dan sawit dengan negara tujuan India. Minyak jelantah dikirim ke Belanda dan Malaysia. Udang diberangkatkan ke Jepang, Inggris dan Taiwan. Rumput laut ke Korea Selatan. Merica diekspor ke Singapura, Amerika, Afrika Selatan dan Islandia. Sedangkan fatty palm acid (asam lemak bebas) diminati buyer dari Tiongkok.

Selain itu pada tahun 2020, Kaltim juga sukses melakukan ekspor dari UKM industri kreatif dengan nilai total ekspor mencapai Rp 7,6 miliar.

Sukses UKM menembus pasar ekspor menurut Roby, juga tidak lepas dari pesan Gubernur Isran Noor agar UKM Kaltim konsisten menjaga kualitas produk. “Barang yang diekspor pastilah produk-produk berkualitas dengan standar ketat,” paparnya.

Bukan hanya sukses untuk urusan ekspor, UKM Kaltim juga konsisten dalam perdagangan domestik. Tidak kurang dari 18 UKM binaan Disperindagkop dan UKM Kaltim yang juga sukses melakukan transaksi sepanjang tahun 2020 dengan nilai penjualan mencapai Rp 11,4 miliar.

“Jadi, ekspornya sukses, perdagangan domestiknya juga sukses,” bangga Roby. (lan)

Editor: Lukman Maulana

Comments

BERITA TERBARU

To Top