SELEB

Soraya Abdullah, Pesinetron yang Meninggal karena Covid-19

Foto kenangan mendiang Soraya Abdullah dengan artis Eddies Adelia. (Foto: Instagram)

AKTRIS Soraya Abdullah meninggal dunia pada Senin (1/2/2021) di Rumah Sakit Siloam Kelapa Dua, Tangerang karena Covid-19. Selama hidupnya, bintang iklan dan pemain sinetron yang mengembuskan napas terakhir di usia 42 tahun ini sempat beberapa kali menjadi buah bibir.

Perempuan bernama lengkap Soraya Abdullah Balvas ini lahir di Jakarta, Indonesia, 3 Agustus 1978. Tercatat dia muncul di iklan Daihatsu Taruna, Bayfresh, Nescafe, Vaseline, Softener So Klin, Cussons Imperial Leather, dan beberapa iklan lainnya.

Dari bintang iklan, Aya, sapaan akrabnya, merambah dunia akting. Namanya mulai dikenal saat membintangi sinetron Gerhana II lewat peran Medusa, perempuan berambut ular.

Dalam kehidupan pribadinya, pernikahan yang dijalani selama 2,5 tahun dengan pria asal Bali gagal di tengah jalan. Dia diceraikan oleh suaminya. Aya terguncang dan sempat kehilangan pegangan hidup.

Keluarganya membawa putri pasangan Abdullah Saleh Balvas dan Sallymah ini ke sebuah pesantren, Pesantren Al-Ihya, di Ciomas, Bogor. Ibu dari Muhammad Senarai Ikhtiar dan Siti Aisyiah Az-Zahra ini berada di pesantren selama 40 hari. Perlahan tetapi pasti kondisinya mulai stabil.

Selepas dari pesantren, anak ketiga dari empat bersaudara ini memutuskan menggunakan jilbab. Karena kondisinya sudah membaik dan kerinduan pada dunia akting, dia memutuskan untuk kembali ke dunia hiburan. Dia banyak membintangi sinetron-sinetron religi, antara lain, Hidayah dan Misteri Illahi.

Lulusan Akademi Sekretaris Don Bosco ini kembali jadi perbincangan publik, terutama selepas peristiwa pengeboman di Ritz Carlton dan JW Marriott pada Juli 2009 lalu. Aya menghilang, tak diketahui keberadaannya. Ia dikabarkan dekat dengan tersangka terorisme, Mohamad Jibril.

Bahkan kabarnya Aya yang mengenakan cadar dan menjadi ustazah ini sempat akan menikah dengan Jibril. Namun karena sebab tertentu, pernikahan ini pun batal. (luk)

Editor: Lukman Maulana

Comments

BERITA TERBARU

To Top