METROPOLIS

Ekspor Batu Bara Kaltim Diklaim Surplus USD 10 Miliar

Ilustrasi.

SAMARINDA, Kate.id – Ekspor batu bara Kaltim mampu mencatat surplus USD 100 miliar di masa pandemi Covid-19. Gubernur Kaltim Isran Noor mengungkapkan, sejak pandemi merebak pertengahan Maret tahun lalu, Kaltim masih mampu menyumbang devisa besar bagi NKRI.

Bahkan, mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di sektor perdagangan luar negeri (komoditas ekspor). Di saat provinsi juga negara lain mengalami kontraksi hingga minus pertumbuhan.

Isran menyebut komoditas batu bara Benua Etam berperan dan turut menyumbang pertumbuhan ekonomi bangsa cukup besar.

“Batu bara kita selama tahun 2020 bisa mencapai surplus perdagangan luar negeri lebih USD 10 miliar,” kata Isran saat Gerakan Tanam Padi Sawah di Desa Sungai Tuak Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Rabu (27/1/2021) pekan lalu.

Batu bara masih menjadi komoditas unggulan dan andalan sebab potensi masih besar. Juga, minyak dan gas bumi selama ini menjadi penghasil terbesar negara.

“Itulah peran Kaltim, di kala provinsi lain banyak minus ekspornya, tetapi kita surplus,” ungkap mantan Bupati Kutai Timur ini.

Namun demikian, Isran meyakini komoditas-komoditas lain yang potensinya sangat besar juga akan tumbuh. Sehingga siap menggantikan batubara dan migas yang bisa habis sebab sumber daya alam tidak bisa diperbarui (renewable resources).

Misalnya sektor pertanian di komoditas tanaman pangan (biji-bijian) dan hortikultura. “Pertanian kita besar potensi, hanya belum dikelola secara maksimal, juga pariwisata kita,” ujar Isran.

Karena itu dia berharap masyarakat tetap produktif, berkarya dan semangat bekerja. Meskipun di masa pandemi Covid-19 tanpa mengabaikan protokol kesehatan. (lan)

Editor: Lukman Maulana

Comments

BERITA TERBARU

To Top