METROPOLIS

Tiga Mobile Lab PCR Perkuat Penanganan Covid-19 di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengecek mobile lab PCR yang baru diterima. (Foto: Humas Pemprov DKI Jakarta)

JAKARTA, Kate.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menerima bantuan tiga unit Mobile Laboratorium Polymerase Chain Reaction Test (PCR) Covid-19. Kendaraan ini dilengkapi dengan Biosafety Level (BSL) 2 hasil kolaborasi Human Initiative, Nama Foundation dan Ai Labs lewat platform Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menuturkan, bantuan mobile lab ini makin memperkuat kapasitas 3T, yakni Testing, Tracing, dan Treatment yang merupakan ikhtiar pengendalian pandemi Covid-19.

“Prosesnya memang panjang, dimulai sejak bulan Juni tahun lalu. Jadi apa yang kita dapatkan hari ini sebenarnya merupakan ikhtiar yang dilakukan jauh-jauh hari dengan proses yang panjang,” ungkapnya.

Karena itu Anies menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para kolaborator, Human Initiative, Nama Foundation, dan Ai Labs. Pasalnya ketiga kolaborator secara berbulan-bulan mengerjakan ini secara senyap dan tuntas.

“Keputusan untuk memilih membuat mobile labs ini sangat tepat. Kenapa, karena kita ingin memotong rantai penularan Covid-19 dengan mengetahui siapa yang tertular dan siapa yang tidak, yang kita tes adalah orang yang memiliki riwayat kontak atau bergejala dan ketika kita melakukannnya kita perlu kapasitas tes yg tinggi,” urainya.

Dijelaskan, Mobile Lab PCR Test Covid 19 BSL-2 dapat mengecek apakah seseorang telah terinfeksi virus Covid-19 dengan estimasi waktu 4 jam/sampel pasien. Sehingga hasil pengecekan dapat diketahui oleh pasien paling lambat 1×24 jam.

Selanjutnya, ketiga Mobile Lab ini akan mengerjakan sampel swab dari RSUD Tanah Abang, Puskesmas Tanah Abang dan sekitarnya, RSUD Koja, Puskesmas Koja dan sekitarnya, RSUD Budi Asih, Puskesmas Kramat Jati dan sekitarnya. Sekaligus melayani pemeriksaan sampel swab untuk follow up pasien perawatan di RSUD tersebut, serta tracing kontak erat yang dilaksanakan Puskesmas yang berada di wilayah setempat.

“Kelak Mobile Lab ini juga akan sangat berguna untuk keperluan medis lainnya, seperti riset biologi, pengujian klinis, dan bahkan analisis untuk epidemik Hi-Risk virus seperti A-H1N1 Swine Flu, H5N1 AVIAN Flu/Bird Flu, FMD, TB, Salmonella dan lain sebagainya,” pungkas Anies. (luk)

Editor: Lukman Maulana

Comments

BERITA TERBARU

To Top