EKONOMI & BISNIS

Masyarakat Diminta Hindari Alat Pembayaran selain Rupiah

Ilustrasi rupiah.

JAKARTA, Kate.id – Masyarakat diminta waspada dalam menggunakan alat pembayaran selain Rupiah. Peringatan ini disampaikan Bank Indonesia (BI) menanggapi adanya indikasi penggunaan alat pembayaran selain Rupiah di masyarakat.

BI menegaskan, berdasarkan Pasal 23 B UUD 1945 jo Pasal 1 angka 1 dan angka 2, Pasal 2 ayat (1) serta Pasal 21 ayat (1) UU Mata Uang, Rupiah adalah satu-satunya alat pembayaran yang sah di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dan setiap transaksi yang mempunyai tujuan pembayaran yang dilakukan di wilayah NKRI wajib menggunakan Rupiah.

“BI mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dan menghindari penggunaan alat pembayaran selain Rupiah. Dalam hal ini kami menegaskan bahwa Dinar, Dirham atau bentuk-bentuk lainnya selain uang Rupiah bukan merupakan alat pembayaran yang sah di wilayah NKRI,” kata Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono, Kamis (28/1/2021).

Diungkapkan, BI mengajak masyarakat dan berbagai pihak untuk menjaga kedaulatan Rupiah sebagai mata uang NKRI.

BI, sambung Erwin, berkomitmen terus mendorong gerakan untuk mencintai dan merawat Rupiah bersama dengan Otoritas terkait dan seluruh komponen masyarakat sebagai salah satu simbol kedaulatan negara. (luk)

Editor: Lukman Maulana

Comments

POPULER

To Top