METROPOLIS

Wabup Kutai Kartanegara Sesalkan Masyarakat Sepelekan Prokes Covid-19

Wabup Kukar Chairil Anwar. (Foto: Hik/Kate.id)

KUTAI KARTANEGARA, Kate.id – Wakil Bupati (Wabup) Kutai Kartanegara (Kukar) Chairil Anwar menyesalkan masyarakat masih lemah dalam menerapkan Protokol kesehatan (Prokes) pencegahan penyebaran Covid-19. Sehingga Kukar terus mengalami kenaikan jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sejak masuk 2021.

“Evaluasi yang kami lakukan, sejak 1 Januari 2021 kenaikan jumlah pasien positif trendnya terus alami kenaikan,” jelas Chairil Anwar usai rapat koordinasi (Rakor) penanganan Covid-19 di Kukar, Senin (25/1/2021).

Chairil menyebut Pemkab akan bersikap tegas demi pencegahan penyebaran virus Covid-19 di masyarakat. Karena cenderung mengabaikan prokes seperti masih banyak yang tidak pakai masker jika keluar rumah, dan tetap melakukan kerumunan. Padahal ini sangat berpotensi penyebaran virus.

Keberadaan warung-warung makan yang dikelola UMKM juga disayangkan wabup. Karena dianggap lemah menerapkan prokes.

“Pelaku UMKM terapkan prokes saat ada razia petugas. Setelah petugas pulang, kembali melanggar lagi,” sesal Chairil.

Wabup menambahkan, tidak menutup kemungkinan kebijakan Work From Home (WFH) atau kerja dari rumah, akan diberlakukan dalam waktu dekat ini di kantor lingkup Pemkab Kukar. Saat ini klaster yang mendominasi yaitu perkantoran dan rumah tangga.

“Tadi saya sudah minta kepada Satpol PP bisa bersikap tegas, jika WFH diberlakukan kembali. Agar tegas merazia ASN jika ada yang keluar rumah, di saat waktu jam kerja, ” ucapnya.

Wabup juga mengevaluasi keberadaan kafe-kafe yang ramai pengunjung disaat malam hari. Pemkab Kukar akan meminta kepada pelaku kafe-kafe untuk pengurangan jam buka.

“Kafe biasanya ramai sekitar jam 9 malam, nanti akan kami petakan kasus penanganannya. Apakah ada pembatasan jam buka, jika pelaku kafe atau angkringan yang melanggar bisa kita kenakan denda,” tandas Chairil. (hik)

Editor: Lukman Maulana

Comments

BERITA TERBARU

To Top