POLITIK

Legislator Kaltim Desak Perusahaan Benahi Infrastruktur di Loa Kulu

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim Baharuddin Demmu. (Foto: Ferry/Kate.id)

SAMARINDA, Kate.id – Permasalahan rusaknya infrastruktur jembatan dan jalan penghubung antara tiga desa di kecamatan Loa Kulu, Desa Jembayan Dalam, Long Anai dan Desa Sungai Payang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menemukan titik terang. Dalam hal ini perusahaan yang beroperasi di Loa Kulu didesak membenahi kedua infrastruktur itu menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR).

“Saat pertemuan di Kantor Kecamatan Loa Kulu, banyak perusahaan yang hadir dan ingin membantu pembangunan tersebut. Dan estimasinya kami meminta Kepala Bappeda dan Dinas PUPR Kukar agar membangun jembatan darurat dulu supaya bisa dilewati, dan nanti harus di portal supaya kendaraan berat tidak bisa lewat,” ucap Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim Baharuddin Demmu, Ahad (24/1/2021).

Kata dia, tidak dapat dimungkiri penyebab rusaknya jembatan dan jalan tersebut salah satunya karena sering dilewati aktivitas kendaraan yang beroperasi di perusahaan sawit dan pertambangan.

“Ada juga dilawati oleh aktivitas perusahaan pertambangan. Tetapi bukan tambangnya, hanya saja karyawan-karyawan perusahaan tambang yang lewat tentu membuat beban jembatan tambah berat,” sebutnya.

Lanjut Bahar, selain perusahaan telah berkomitmen membantu, pembangunan kedua infrastruktur tersebut membutuhkan dana sekira Rp 60 miliar. Atas hal itu, Bahar mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar mendanai pembangunan itu sesuai kewenangannya.

“Kalau berbicara kewenangan, ini seharusnya kewenangan Pemkab Kukar. Karena ini jembatan dan jalan yang menghubungkan antar desa. Jadi saya mengingatkan bahwa Pemkab Kukar yang mendanai, nanti kekurangannya yang coba kami komunikasikan ke Pemprov Kaltim,” terang legislator asal Dapil Kukar tersebut.

“Memang jembatan ini termasuk lama dan harus sudah diperbaiki. Ke depan kalau tidak diperbaiki runtuh juga itu jembatan,” tegasnya.

Sebelumnya, Plt Asisten II Setkab Kukar yang juga menjabat sebagai Kepala Bappeda Kukar Wiyono mengatakan, dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan Dinas PU Kukar. Guna menindaklanjuti rencana dan kebutuhan biaya perbaikan.

“Perbaikan di berapa titik akan dibantu PT Multi Harapan Utama (MHU, Red.) dan beberapa titik lagi akan dilakukan kontraktor awal yang mengerjakan proyek aspal jalan tersebut,” beber Wiyono. (fer)

Editor: Lukman Maulana

Comments

BERITA TERBARU

To Top