POLITIK

Wakil Rakyat Minta Perusda Kaltim Transparan Sampaikan Laporan

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim Baharuddin Demmu. (Foto: Ferry/Kate.id)

SAMARINDA, Kate.id – Perusahaan daerah (perusda) di Kaltim diminta transparan dalam penyampaian laporan. Permintaan tersebut disampaikan wakil rakyat dalam evaluasi perusda yang saat ini sedang dilakukan Komisi II DPRD Kaltim.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim Baharuddin Demmu meminta perusda di Kaltim harus terbuka dalam hal penyampaian laporan kinerja. Maupun pelaporan dana penyertaan modal yang berasal dari APBD Kaltim.

Kata dia, para legislator melakukan evaluasi dalam rangka perbaikan perusda ke depan. Adapun untuk perusda yang saat ini akan melaksanakan proses pemilihan Direksi baru, diharapkan ke depan dapat kooperatif bersama Komisi II.

“Untuk perusda ke depannya, kami di Komisi II berharap betul direksi-direksi Perusda yang nanti terpilih bisa terbuka. Sehingga kami tidak perlu lagi bertanya terus,” ujar Bahar sapaan akrabnya, Selasa (18/1/2021).

“Mereka diharapkan dapat semua data itu, terutama menyangkut penyertaan modal, lalu bagaimana penggunaan dan pemanfaatannya,” lanjutnya.

Bahar mencontohkan salah satu Perusda yang bergerak di bidang minyak dan gas (migas). Yang selama ini tidak pernah membuka data. Padahal sebelumnya perusda itu sudah mendapat penyertaan modal kurang lebih sebesar Rp 160 miliar.

“Nah sampai sekarang itu penggunaan penyertaan modalnya untuk apa kan masih belum jelas. Jangan simpang siur bahwa itu banyak yang macet atau perusahaan-perusahaan yang diajak kerja sama juga tidak jelas,” ucap legislator Fraksi PAN tersebut.

Melihat permasalahan itu, dirinya secara tegas meminta perusda menyampaikan dan membuka data peruntukan penyertaan modalnya.

“Kami minta rincikan secara baik, karena data itu tidak masalah dibuka. Karena itu kan duit APBD. Jangan sampai ada publik yang menjadikan masalah itu sebagai sengketa,” terangnya.

Alhasil dalam evaluasi tersebut, ke depan Komisi II menargetkan bagaimana pemanfaatan dana penyertaan modal tersebut bisa berbanding lurus dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang tinggi.

“Harapannya kepada direksi baru yang terpilih ke depan harus transparan. Terutama tentang core bisnisnya yang sudah berjalan beberapa tahun ini terhadap dana-dana yang sudah disertakan lewat APBD,” tandasnya. (fer)

Editor: Lukman Maulana

Comments

BERITA TERBARU

To Top