POLITIK

DPRD Kaltim Soroti Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Elly Hartati. (Foto: Istimewa)

SAMARINDA, Kate.id – DPRD Kaltim menyoroti jumlah kasus kekerasan terhadap anak sepanjang Januari hingga Desember tahun 2020 yang terus mengalami peningkatan. Atas hal itu pemerintah memiliki pekerjaan rumah besar untuk meminimalisasinya. Karena kondisi ini berdampak pada perkembangan jiwa anak.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Elly Hartati mengakui jika saat ini pemerintah belum bisa membentuk Komnas Perlindungan Perempuan dan Anak (Komnas PA). Namun untuk mencegah tindak kekerasan, dirinya telah mendorong pembentukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Ketahanan Keluarga.

“Tergantung kemauan daerahnya untuk membentuk Komnas PA. Tetapi kami akan membentuk Raperda ketahanan keluarga,” ucapnya via telepon, Kamis (24/12/2020).

Meski belum bisa membentuk Komnas PA di Kaltim, menurutnya jika dibentuk Komnas PA maka penanganan kasus kekerasan perempuan dan anak pun bisa lebih berkembang dari segi aturan.

“Kalau Komnas PA itu dibentuk di Kaltim agak lebih luwes dari segi aturan. Saya rasa akan lebih berkembang. Karena kasus kekerasan perempuan dan anak di Kaltim cukup tinggi dan mencuat secara nasional dan hal itu menjadi pertimbangan,” sebut Elly.

Oleh karena itu selaku perwakilan komisi yang membidangi permasalahan sosial, pembentukan Komnas PA di Kaltim akan dipertimbangkan kembali.

“Itu akan kami pikirkan sama-sama dan kami godok apakah penting. Karena Komnas PA itu juga independen bisa sampai ke penyidikan,” tandasnya. (fer)

Editor: Lukman M Fathony

Comments

BERITA TERBARU

To Top